Minggu, 10 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Nasional

Video Amien Rais yang Singgung Presiden Prabowo dan Seskab Teddy Ditakedown Komdigi

Komdigi menyatakan video Amien Rais merupakan konten yang mengandung hoaks, fitnah dan ujaran kebencian.

Tayang:
Editor: Muhammad Ridho
Youtube Amien Rais official
Amien Rais 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Baru-baru ini publik dihebohkan oleh video pernyataan Amien Rais yang diunggah di kanal Youtubenya terkait hubungan Presiden Prabowo Subianto dan Seskab Teddy Indra Wijaya yang ditudingnya berlebihan.

Kini video tersebut sudah tidak bisa diakses di kanal YouTube Amien Rais Official. 

Video dengan judul "JAUHKAN ISTANA DARI SKANDAL MORAL" itu berdurasi sekitar 8 menit.

Namun kini video tersebut telah ditakedown oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Komdigi menyatakan video tersebut merupakan konten yang mengandung hoaks, fitnah dan ujaran kebencian.

Dirjen Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, menyatakan informasi yang tidak berbasis fakta tidak bisa dianggap sebagai bagian dari kebebasan berpendapat.

Oleh karena itu, Komdigi memutuskan untuk menurunkan atau takedown konten video Amien Rais berjudul 'Jauhkan Istana dari Skandal Moral' yang di dalamnya berisi tudingan hubungan tidak lazim antara Presiden Prabowo Subianto dengan Teddy Indra Wijaya.

Jurnalis senior, Lukas Luwarso, menilai langkah takedown yang dilakukan Komdigi menggambarkan pemerintahan otoriter dalam negara yang menganut sistem demokrasi ini.

"Saya rasa itu apa yang dilakukan Komdigi itu sudah masuk wilayah pemerintahan yang menggunakan cara-cara otoriter, cara-cara sensor," katanya, dikutip dari YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Minggu (10/5/2026).

Baca juga: Amien Rais Dilaporkan Relawan Prabowo, Buntut Pernyataan kedekatan Presiden dengan Teddy

"Kalau kita belajar dari sejarah sensor di zaman Orde Baru dan sampai sekarang di negara-negara otoriter, itu hanya efektif kalau memang sistemnya betul-betul tertutup, sistemnya totaliter, ketika sudah disensor, tidak ada alternatif lain, informasi lain," tambahnya.

Hal tersebut, menurut Lukas sangat berbeda dengan zaman sekarang. Lukas mengatakan bahwa Amien Rais kini justru seperti dibungkam. 

Namun, ironinya, hal ini justru meningkatkan rating Amien Rais di media sosial karena pernyataannya itu menjadi ramai.

"Jadi kalau Amien Rais mencalonkan jadi presiden, dia akan masuk itu karena sekarang dia menjadi trending topik kan dan itu terbukti isu tentang Teddy yang disuarakan oleh Amien Rais sekarang justru semakin membesar, semakin heboh," kata Lukas.

"Itu kesalahan pendekatan-pendekatan gaya otoriter yang mengalami anakronisme, jadi menggunakan cara-cara di era yang salah gitu. Kalau dulu di era Soeharto, belum ada internet, media bisa ditutup dan enggak bisa apa-apa, ya mungkin selesai isu itu ya. Tapi kalau ini enggak, akan makin membesar," jelasnya. 

Adapun, Amien Rais sebelumnya menyampaikan bahwa Teddy Indra Wijaya yang menjabat sebagai Seskab itu kerap bertindak melampaui jabatannya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved