Senin, 1 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Tips Cara Simpan Daging Kurban di Kulkas Freezer: Berbeda dengan Cara Penyimpanan Jeroan

Untuk menjaga keamanan pangan, makanan sebaiknya disimpan pada suhu tetap, yakni 0 derajat Fahrenheit atau sekitar -18 derajat Celsius.

Tayang:
Foto/Humas PTPN IV PalmCo
DAGING KURBAN - Perkebunan Nusantara IV PalmCo mendistribusikan 61 ton daging kurban ke ribuan masyarakat yang tersebar di 50 kabupaten dan kota se Indonesia. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Saat Idul Adha, banyak orang biasanya memperoleh daging kurban dalam jumlah besar.

Agar kesegarannya tetap terjaga dan mutu daging tidak menurun, penyimpanan di freezer harus dilakukan secara benar.

Berdasarkan keterangan Food Safety and Inspection Service USDA, daging mentah cenderung memiliki daya tahan kualitas yang lebih baik ketika dibekukan dibandingkan daging yang sudah dimasak.

Hal tersebut terjadi karena proses memasak dapat mengurangi kandungan air alami pada makanan, sehingga kualitasnya lebih mudah berubah setelah melalui pembekuan.

Untuk menjaga keamanan pangan, makanan sebaiknya disimpan pada suhu tetap, yakni 0 derajat Fahrenheit atau sekitar -18 derajat Celsius.

Pada suhu tersebut, makanan dapat bertahan lama dan tetap aman dikonsumsi.

Meski begitu, rasa serta teksturnya dapat mengalami penurunan apabila terlalu lama disimpan di dalam freezer.

Mekanisme pembekuan sendiri bekerja dengan memperlambat pergerakan molekul pada makanan.

Kondisi ini membuat mikroorganisme penyebab kerusakan makanan dan penyakit bawaan pangan menjadi tidak aktif untuk sementara waktu.

Baca juga: Ribuan Warga Salat Idul Adha Bersama Wako Pekanbaru di Lapangan Perumahan Sidomulyo

Baca juga: Pikap Angkut Cairan Infus Pecah Ban Terguling di Tol Pekanbaru-Dumai, Sopir dan Penumpang Selamat

Cara Menyimpan Daging Kurban di Freezer

Sementara itu, dikutip dari laman IPB University, Dosen Divisi Teknologi Hasil Ternak Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan Fakultas Peternakan IPB University, Dr Tuti Suryati, menjelaskan bahwa langkah awal yang penting dilakukan adalah memisahkan daging dan jeroan.

Pasalnya, kedua bahan tersebut memiliki karakteristik berbeda sehingga sebaiknya tidak ditempatkan dalam satu kemasan.

Setelah dipisahkan, daging maupun jeroan perlu dibersihkan menggunakan air mengalir, terutama bila masih terdapat sisa kotoran seperti tanah, pasir, rumput, atau kerikil yang menempel.

Sesudah dicuci, daging perlu ditiriskan terlebih dahulu hingga permukaannya tidak lagi berair.

Selanjutnya, daging bisa dikemas sesuai kebutuhan memasak, misalnya masing-masing 250 gram atau 500 gram, menggunakan plastik bening yang tidak berbau.

Berbeda dengan daging, jeroan disarankan dimasak lebih dulu sebelum disimpan dalam kondisi beku.

Pengemasan Daging Kurban

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved