Rabu, 17 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Memasuki Libur Sekolah, MBG Disetop: Evaluasi Menyeluruh Terhadap SPPG

Evaluasi terhadap SPPG mencakup kualitas dapur MBG, kondisi fasilitas, proses masak, standar kebersihan dan kesehatan,

Tayang:
Tribun Pekanbaru/Fernando
Anak-anak di TK Negeri 6 Pekanbaru pasokan menu MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Simpang Baru Bina Widya. Mereka menyediakan sekitar seribu porsi untuk lima sekolah di kawasan itu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengatakan Badan Gizi Nasional (BGN) menyetop penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) selama libur sekolah.

Selama waktu libur sekolah itu, BGN juga akan melakukan evaluasi dan penataan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Kebetulan memang sekolah kita ini kan sedang memasuki masa libur, dan salah satu kebijakan yang sudah diambil oleh pimpinan BGN (Badan Gizi Nasional) adalah menghentikan atau menyetop dulu kegiatan dapur-dapur untuk menyuplai MBG selama masa libur," ujar Qodari dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

"Dan karena masa liburnya cukup panjang, jadi ada rentang waktu dan ruang yang cukup baik bagi BGN untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh," sambungnya.

Evaluasi terhadap SPPG mencakup kualitas dapur MBG, kondisi fasilitas, proses masak, standar kebersihan dan kesehatan, hingga kualitas pangan yang terus berjalan.

Baca juga: Teka-Teki Jasad Perempuan Berusia 30 Tahun di Dumai: Dibacok Brondong 23 Tahun yang Dilanda Cemburu

Baca juga: Muncul 4 Hotspot di Pangkalan Kerinci, BPBD Pelalawan Belum Ajukan OMC Meski Curaah Hujan Menurun

Ia menjelaskan, evaluasi yang sudah berjalan selama ini akan dilanjutkan dengan tingkat kedisiplinan yang lebih tinggi.

"Misalnya mengenai kondisi fasilitas, kemudian proses masak, kesehatan, kebersihan, yang bisa meningkatkan kualitas pangan atau makanan yang akan tersedia di piring siswa dan para penerima manfaat dari MBG ini," ujar Qodari.

Rencananya, dari hasil evaluasi itu, SPPG bakal dibagi menjadi beberapa tingkatan kelas, di mana SPPG dengan kualitas lebih baik akan mendapatkan insentif lebih besar.

"Ke depan SPPG-nya sendiri akan mengalami grading atau evaluasi. Jadi akan ada kelas-kelas SPPG. Yang bagus itu A, yang sedang itu B, yang kurang bagus itu C. Kelas-kelas grading dari SPPG itu akan memengaruhi insentifnya. Jadi angka insentifnya tidak akan sama," ungkap Qodari.

"Jadi fokus kepada SPPG yang sudah operasional. Yang kedua, penghitungan insentif juga akan diperbarui. Kemungkinan akan dikembalikan dengan metode lama dimana jumlah insentif itu dikaitkan dengan jumlah penerima," ujar Qodari.

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved