Jumat, 8 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Usai Diprotes Warga, Jalan Rusak Minas Akhirnya Mulai Diperbaiki

ebelumnya, Dinas PUPR-PKPP Riau telah menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak pasca aksi unjuk rasa penutupan jalan

Tayang:
Tribun Pekanbaru/Tidak Ada
Tahapan perbaikan ruas jalan rusak Simpang Minas–Simpang Pemda–Simpang Tualang Timur di Kabupaten Siak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Setelah lama dikeluhkan warga hingga memicu aksi penutupan jalan di Simpang Perawang, Pemerintah Provinsi Riau akhirnya mulai melakukan tahapan perbaikan ruas jalan rusak Simpang Minas–Simpang Pemda–Simpang Tualang Timur di Kabupaten Siak.

Perbaikan dilakukan melalui Dinas PUPR-PKPP Riau sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak parah dan mengganggu aktivitas transportasi di kawasan industri tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Thomas Larfo Dimeira mengatakan, pihaknya telah melakukan penentuan titik STA (stationing) sebagai tahap awal penanganan proyek.

“Kemarin sudah kita lakukan tahap kesepakatan titik STA penanganan jalan rusak pada ruas Simpang Minas–Simpang Pemda–Simpang Tualang Timur,” kata Thomas, Jumat (8/5/2026).

Ia menjelaskan, STA merupakan sistem penanda jarak dari titik awal pekerjaan hingga titik tertentu untuk memudahkan identifikasi lokasi konstruksi.

“Misalnya STA 10+250 berarti posisi tersebut berada pada jarak 10 kilometer lebih 250 meter dari titik awal pekerjaan,” jelasnya.

Baca juga: Disperindag Riau Ungkap Penyebab Harga Minyakita Naik di Pasaran

Baca juga: Sulit Dapat Minyakita, Pedagang Gorengan Terpaksa Naikkan Harga hingga Kurangi Produksi

Sebelumnya, Dinas PUPR-PKPP Riau telah menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak pasca aksi unjuk rasa penutupan jalan oleh masyarakat di Simpang Perawang. Dalam aksi tersebut, warga mendesak percepatan perbaikan jalan rusak sepanjang sekitar 3,8 kilometer.

Dari hasil pertemuan, disepakati perbaikan jalan akan menggunakan metode rigid beton.

“Akan segera dikerjakan dengan metode rigid beton sepanjang 1 kilometer. Target paling cepat dimulai pada akhir Mei 2026,” ujarnya.

Sementara untuk sisa kerusakan sepanjang sekitar 2,8 kilometer, Pemprov Riau akan mengupayakan keterlibatan pihak swasta dan perusahaan yang beroperasi di wilayah Siak.

“Tentu kita juga meminta pihak swasta dan perusahaan ikut terlibat, karena ruas jalan ini sering dilintasi truk perusahaan,” kata Thomas. (Syaiful Misgiono)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved