Sabtu, 2 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Jejak Chromebook Nadiem di Riau

Sejumlah Sekolah di Bengkalis Pernah Terima Laptop Chromebook Program Nadiem, Begini Kata Disdik

Bantuan laptop chromebook di sekolah Bengkalis Riau sempat diterima beberapa sekolah pada tahun 2019 dan 2020 lalu.

Tayang:
Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Theo Rizky
Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir
DISDIK BENGKALIS - Sekretaris Dinas Pendidikan Bengkalis Muthu Saily memberi keterangan kepada wartawan, Rabu (9/4/2025). Menurutnya, bantuan laptop chromebook Program Nadiem Makarim sempat diterima beberapa sekolah pada tahun 2019 dan 2020 lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS -  Program pengadaan bantuan Laptop Chromebook yang menjerat mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim ternyata sempat disalurkan di wilayah Bengkalis.

Namun jumlahnya tidak banyak.

Hal ini diungkap langsung Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis Muthu Saily kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (5/9/2025) siang. 

Menurut dia, bantuan laptop chromebook tersebut sempat diterima beberapa sekolah pada tahun 2019 dan 2020 lalu.

"Terkait berapa data jumlahnya tidak ingat pasti. Tapi sepengetahuannya tidak banyak. Hanya beberapa sekolah yang menerimanya, sekolah mana saja kita juga tidak ingat tentu harus lihat datanya lagi," ungkap Muthu melalui sambungan seluler.

Menurut dia, bantuan laptop chromebook tersebut disalurkan pemerintah pusat melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK).

Baca juga: Cerita Hotman Paris Cubit Kuping Nadiem Makarim hingga Jadi Kuasa Hukumnya di Kasus Chromebook

Saat ini sekolah penerima sepengetahuannya masih menggunakan laptop bantuan tersebut.

"Sepengetahuan kami, masih digunakan untuk mendukung pembelajaran. Namun secara spesifik penggunaan khususnya kita kurang tahu juga, tentu guru yang menggunakannya," tambahnya.

Selain itu juga laptop bantuan pemerintah pusat tersebut juga dimanfaatkan sekolah yang mendapatkan bantuan untuk ujian ANBK.

Sementara penggunaan khususnya dalam pembelajaran Disdik tidak tahu pasti, tentu sekolah yang lebih paham.

"Kita tidak pernah lihat secara langsung bagaimana aplikasi khususnya. Tetapi yang pasti sekolah yang mendapat bantuan ini memanfaatkan fungsi laptop tersebut untuk kebutuhan sekolah," singkatnya.

(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved