Minggu, 17 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Populer Riau

POPULER RIAU: Eks Wako Pekanbaru Risnandar Terima Vonis & Santri Diisolasi Buntut Suspek Monkeypox

Berita populer Riau, eks Wali Kota Pekanbaru Risnandar terima vonis hakim dan 17 santri diisolasi akibat kontak dengan pasien suspek cacar monyet.

Tayang:
Editor: Theo Rizky
Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda
TERIMA VONIS - Tiga terdakwa kasus korupsi anggaran ganti uang (GU) dan tambah uang (TU) dari APBD Kota Pekanbaru, eks Wali Kota Risnandar Mahiwa dan dua bawahannya, eks Sekda Indra Pomi Nasution dan eks Plt Kabag Umum Setdako Novin Karmila, tak mengajukan banding atas vonis hukuman yang dijatuhkan majelis hakim Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berikut dua berita populer yang menjadi perhatian di Provinsi Riau

Pertama soal belasan santri di Kabupaten Kepulauan Meranti yang terpaksa diisolasi akibat kontak dengan pasien suspek cacar monyet.

Selanjutnya terdakwa kasus korupsi Pemko Pekanbaru, eks Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dan dua bawahannya yang menerima vonis hakim dengan tidak mengajukan banding.

17 Santri di Meranti Diisolasi Usai Kontak dengan Pasien Suspek Cacar Monyet

Sebanyak 17 santri di salah satu pesantren di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, kini menjalani isolasi ketat setelah diketahui melakukan kontak erat dengan seorang santri yang meninggal dunia dan diduga terinfeksi cacar monyet (monkeypox/Mpox). 

Meski begitu, Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau menegaskan hingga saat ini kasus Mpox di Riau masih sebatas dugaan, dan belum ada temuan positif berdasarkan hasil laboratorium.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskes Riau, H. Widodo, mengatakan langkah isolasi dan pengawasan dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan dini. 

Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti melakukan penyemprotan disinfektan
SUSPEK CACAR MONYET - Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti melakukan penyemprotan disinfektan dan penyuluhan di pondok pesantren tempat anak suspek Monkeypox.

“Dari 17 yang kontak dengan pasien meninggal, kita isolasi dan kita ambil sampelnya. Kasus Mpox sampai sekarang belum ditemukan, yang kemarin baru diduga. Kami masih melakukan pelacakan untuk mencari siapa saja yang pernah berkontak dengan pasien tersebut,” kata Widodo, Senin (22/9/2025).

Widodo menjelaskan, pasien suspek sebelumnya telah ditangani sesuai gejala medis yang muncul. Sampel pasien juga telah dikirim ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Pasien yang suspek itu kita lakukan pengobatan sesuai gejala yang muncul. Sampelnya sudah diambil dan sedang dalam proses pengiriman ke Jakarta,” terangnya.

Meski ada laporan kasus, aktivitas pesantren tetap berjalan normal. Hanya mereka yang berkontak erat saja yang harus menjalani isolasi. 

“Pesantren tetap buka. Yang kontak saja yang kita isolasi dan diawasi oleh Dinas Kesehatan,” jelas Widodo.

Ia mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap potensi penularan.

“Kita harus tetap waspada, terutama saat berkontak dengan orang asing atau orang baru di lingkungan kita,” pesannya.

Saat ini, Diskes Riau masih menunggu hasil uji laboratorium dari Jakarta untuk memastikan apakah kasus ini berkaitan dengan cacar monyet atau tidak. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved