Senin, 18 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ramadan 2026

Sehari Jelang Ramadan 1447 H, Harga Daging Sapi di Kuansing Naik Rp 150 Ribu/Kg

Kenaikan ini terjadi hanya sehari menjelang bulan suci Ramadan. Tak hanya daging sapi, harga cabai rawit merah juga ikut merangkak naik

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Sesri
Tribun Pekanbaru/Guruh Budi Wibowo
Kopdagrin Kuansing tinjau pasar jelang Ramadan 2026, harga daging sapi dan cabai rawit merah meroket 

TRIBUNPEKANBARU.COM,KUANSING – Sejumlah harga kebutuhan pokok di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, mengalami kenaikan signifikan menjelang Ramadan.

Pantauan Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin) pada Selasa (19/2/2026) di sejumlah pasar, lonjakan paling mencolok terjadi pada komoditas daging sapi dan cabai rawit merah.

Kepala Kopdagrin, Masnur melalui Pejabat Fungsional Pengawas Perdagangan, Herlinawati mengatakan, harga daging sapi yang sebelumnya berada di angka Rp 130 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 150 ribu per kilogram.

Kenaikan ini terjadi hanya sehari menjelang bulan suci Ramadan.

"Tak hanya daging sapi, harga cabai rawit merah juga ikut merangkak naik," ujar Herlinawati.

Cabai rawit merah menembus angka Rp 100 ribu per kilogram.

Sebelumnya, harga cabai rawit merah seharga Rp 80 ribu per kilogram.

Cabai merah keriting saat ini juga dijual Rp 60 ribu per kilogram.

Baca juga: Harga Daging Sapi dan Kerbau di Kampar Melonjak, Pedagang Sebut Biasa Jelang Puasa

Sehari sebelumnya, harga cabai merah keriting Rp 50 ribu per kilogramnya.

Sedangkan cabai rawit hijau masih tetap berada di kisaran Rp 60 ribu per kilogram.

"Kenaikan harga ini dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan," ujarnya.

Hukum pasar yang berlaku, yakni tingginya permintaan tanpa diimbangi pasokan yang memadai, membuat harga sejumlah bahan pokok ikut terdongkrak.

Sejumlah pedagang mengaku lonjakan harga sudah mulai terasa dalam beberapa hari terakhir.

Mereka memprediksi harga masih berpotensi mengalami perubahan tergantung pada ketersediaan stok di pasaran.

"Masyarakat pun diimbau untuk berbelanja secara bijak dan menyesuaikan kebutuhan agar lonjakan harga tidak terlalu membebani pengeluaran rumah tangga menjelang Ramadan," ujarnya.

( Tribunpekanbaru.com / Guruh BW)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved