Kamis, 7 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Harga Karet di Riau

Harga Karet di Kuansing Makin Perkasa, Tembus Rp 15.311 per Kg Pekan ini

Kenaikan harga yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini menjadi angin segar bagi para petani karet di daerah tersebut.

Tayang:
Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Muhammad Ridho
Tribunpekanbaru.com/Guruh BW
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kuansing, Andriyama Putra 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Harga karet di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, terus menunjukkan tren positif.

Pada lelang pekan ini, harga karet berhasil menembus Rp 15.311 per kilogram.

Angka tersebut naik dibandingkan pekan lalu yang berada di harga Rp 15.175 per kilogram.

"Kenaikan harga mencapai Rp 136 per kilogram, sudah beberapa pekan ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan," ujar Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kuansing, Andriyama Putra, Kamis (19/2/2026).

Dua pekan lalu, harga karet di tingkat lelang terjual dengan harga Rp 14.975 per kilogram dan Rp 14.725 per kilogram pada tiga pekan lalu serta Rp 14.537 pada bulan Januari lalu.

Kenaikan harga yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini menjadi angin segar bagi para petani karet di daerah tersebut.

Andriyama berharap, harga karet di Kuansing dapat kembali seperti awal tahun lalu.

Baca juga: Sempat Turun Banyak, Harga Emas Pegadaian 19 Februari Kembali Melonjak

Sebelumnya, pada awal tahun 2025, harga karet di Kuansing juga sempat menyentuh Rp 15.700 per kilogram.

"Kondisi tersebut sempat memberi harapan besar bagi petani, meski setelah itu harga kembali bergerak fluktuatif," ujarnya.

Ia berharap tren kenaikan harga karet saat ini dapat terus bertahan.

Dengan stabilnya harga di atas Rp 15 ribu per kilogram, diharapkan kesejahteraan petani semakin membaik.

"Tren kenaikan harga ini juga berdampak pada peningkatan produksi di tingkat petani," ujarnya.

Saat ini, produksi harian karet di Kuansing mencapai 15 ton per hari.

Jumlah produksi harian tersebut naik 4 ton dibandingkan pekan lalu.

"Jika tren harga tetap stabil dan produksi terus meningkat, sektor perkebunan karet akan kembali menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat Kuansing," ujarnya.

( Tribunpekanbaru.com / Guruh BW )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved