Kamis, 30 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Karhutla di Riau

Update Karhutla Riau: Daftar Wilayah yang Sudah Padam dan Titik yang Masih Membara

Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera masih terus berjibaku menangani Karhutla di sejumlah titik di Riau.

Tayang:
Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru
Pemadaman Karhutla di Dumai 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera masih terus berjibaku menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah titik di Provinsi Riau. 

Hingga akhir Maret kemarin, operasi pemadaman dan pendinginan terus berlangsung dengan melibatkan puluhan personel di berbagai daerah terdampak.

Di Kota Dumai, tepatnya di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai dan Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, sebanyak 18 personel Manggala Agni dari Daops Dumai masih melakukan tahap pendinginan guna memastikan tidak ada titik api tersisa.

Sementara itu, di Kabupaten Bengkalis, upaya serupa juga dilakukan di Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, oleh 7 personel. 

Di Desa Pergam, Kecamatan Rupat, kebakaran telah berhasil dipadamkan, dan 10 personel bantuan (BKO) dari Daops Pekanbaru telah ditarik kembali.

Namun, kondisi berbeda terjadi di Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara. 

Api masih belum sepenuhnya padam.

Sebanyak 39 personel gabungan dari Daops Sungai Liat, Musi Banyuasin, dan Dumai terus melakukan upaya pemadaman intensif di lokasi tersebut.

Di Kabupaten Pelalawan, beberapa titik menunjukkan perkembangan positif.

Kebakaran di Desa Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar, dilaporkan telah padam.

Sementara itu, di Desa Merbau, Kecamatan Bunut dan Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, tim masih melanjutkan proses pendinginan untuk mencegah api kembali menyala. 

Personel bantuan dari Kota Jambi dan Bukit Tempurung yang sebelumnya dikerahkan juga telah demobilisasi.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menyampaikan bahwa operasi pemadaman akan terus dilanjutkan secara maksimal. 

Selain itu, upaya operasi modifikasi cuaca (OMC) juga terus dilakukan guna meningkatkan potensi hujan di wilayah terdampak kebakaran.

“Kami terus berupaya memastikan setiap potensi awan dapat dimaksimalkan menjadi hujan untuk membantu proses pemadaman di lapangan,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved