Kamis, 4 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Riau Masih Dihantui Karhutla

Riau Nihil Titik Api, Daerah Rawan Karhutla Tetap Diwaspadai

Kabar baik datang dari penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

Tayang:
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
FOTO BPBD Pelalawan
KARHUTLA - Asap tebal muncul di lokasi Karhutla di Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau yang terpantau dari udara pada Rabu (1/4/2026). (Dok BPBD Pelalawan) 

“Secara umum kondisinya akan lebih kering jika dibandingkan dengan tahun 2025,” ujarnya.

BMKG juga mencatat curah hujan tahun ini berada sedikit di bawah normal jika dibandingkan dengan rata-rata 30 tahun terakhir.

Kondisi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa risiko karhutla tetap tinggi, terutama menjelang puncak kemarau yang diprediksi terjadi pada Juni hingga Agustus 2026.

Mengantisipasi potensi karhutla, berbagai langkah mitigasi terus dilakukan, di antaranya dengan melakukan Patroli darat dan udara di wilayah rawan.

Sosialisasi dan edukasi ke masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar pembasahan lahan gambut melalui sekat kanal dan embung, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk hujan buatan dan peningkatan koordinasi lintas instansi (BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, dan pemerintah daerah)

Menurut BMKG, kondisi saat ini yang masih berada pada fase “kemarau kecil” justru menjadi momentum penting untuk melakukan pembasahan lahan sebelum memasuki kemarau panjang.

“Ini kesempatan untuk mengisi embung dan membasahi lahan gambut sebagai persiapan menghadapi puncak kemarau,” jelas Faisal. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved