Kamis, 23 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Akses Jalan Sempat Ditutup Warga, Perbaikan Ruas Minas–Tualang Dimulai Akhir Mei 2026

Pemerintah Provinsi Riau bergerak cepat dengan turun langsung menemui masyarakat Minas dan sekitarnya

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Muhammad Ridho
Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra
Pertemuan mediasi antara perwakilan masyarakat dengan Penjabat Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau digelar di Warung Kopi Nababan, Jalan Simpang Perawang, Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Rabu (15/4/2026). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Aksi demonstrasi warga yang sempat menutup jalan di Simpang Perawang akhirnya membuahkan hasil.

Pemerintah Provinsi Riau bergerak cepat dengan turun langsung menemui masyarakat Minas dan sekitarnya, guna mencari solusi atas kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau, Thomas Larfo Dimeira bersama Kepala Dinas PU Kabupaten Siak, Ardi serta Camat Minas, Lurah Minas Jaya, serta unsur Forkopimcam setempat. 

Dialog berlangsung terbuka, membahas kondisi ruas jalan Simpang Minas – Simpang Pemda – Simpang Tualang Timur yang mengalami kerusakan sepanjang kurang lebih 3,8 kilometer.

Kerusakan jalan yang cukup parah dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas harian hingga distribusi barang.

Aspirasi warga pun disampaikan langsung dalam forum tersebut.

Menanggapi hal itu, pemerintah memastikan langkah konkret akan segera dilakukan.

Baca juga: Blokade Jalan Minas–Perawang, Warga Sampaikan 6 Tuntutan ke Pemerintah dan Perusahaan

Baca juga: 8 Tahun Jalan Rusak, Warga Minas Tagih Kepastian di Hadapan Pemerintah

“Perbaikan jalan dengan metode rigid beton sepanjang satu kilometer akan segera kami laksanakan, dengan target paling cepat dimulai akhir Mei 2026,” ujar Plt Kepala Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau, Thomas Larfo Dimeira, Kamis (16/4/2026).

Tak hanya fokus pada pengerjaan fisik, pemerintah juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam proses pelaksanaan.

“Kami juga akan melibatkan masyarakat dalam menentukan titik-titik prioritas perbaikan agar penanganannya benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk sisa kerusakan sepanjang sekitar 2,8 kilometer, pemerintah akan mendorong kolaborasi dengan pihak swasta, khususnya perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Siak.

“Untuk sisa kerusakan sekitar 2,8 kilometer, kami upayakan melalui kolaborasi dengan pihak swasta atau perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Siak,” katanya.

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved