Kamis, 7 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Kampar

Politeknik Kampar Mampu Membuat B100, BBN B100 untuk Mesin Diesel

Politeknik Kampar telah mampu membuat B100. Pembuatannya diterapkan dalam modul praktikum untuk mahasiswa.

Tayang:
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi AI
BAHAN BAKAR NABATI B100 - Foto hasil olahan kecerdasan buatan atau AI oleh Nolpitos Hendri 16/04/2026. Foto proses pembuatan B100. Politeknik Kampar Mampu Membuat B100, BBN B100 untuk Mesin Diesel. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Pemerintah Indonesia menargetkan Bahan Bakar Nabati Biodiesel atau B100 menjadi bahan bakar minyak nasional untuk mesin diesel pengganti solar fosil.

Dosen Program Studi Teknik Pengolahan Kelapa Sawit Politeknik Kampar, Nur Asma S.T., M.Sc. berpandangan program tersebut sangat realistis.

Ia optimis target itu akan tercapai.

Baca juga: Pemerintah Umumkan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir 2026, Menkeu: Kita Sudah Hitung

"Target (B100) pemerintah sangat realistis," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (16/4/2026).

Menurut dia, Indonesia memiliki sumber minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang sangat banyak.

Hal itu menjamin ketersediaan bahan baku B100.

B100 merujuk kepada bahan bakar biodiesel 100 persen atau murni.

Bahan bakar mesin diesel dari sawit itu murni tanpa campuran solar fosil.

Politeknik Kampar telah mampu membuat B100. Pembuatannya diterapkan dalam modul praktikum untuk mahasiswa.

Dosen yang juga menjabat Wakil Direktur II Politeknik Kampar itu sedang melakukan serangkaian riset agar B100 buatan kampusnya dapat digunakan untuk mesin.

Ia mengakui, B100 yang berhasil dibuat masih mengandung gugus oksigenat dan hidrokarbon.

Risetnya diproyeksi berhasil membuang gugus oksigenat yang membuat minyak mudah teroksidasi karena tidak tahan terhadap suhu tinggi.

"B100 kan, nabati mengandung gugus oksigenat yang gampang putus. Jadi mudah teroksidasi. Ini yang bisa berdampak tidak baik bagi mesin," ungkapnya.

Menurut dia mengatakan, sejumlah pihak juga sedang meriset B100. Termasuk Pertamina.

"Pertamina mulai meneliti B100," katanya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved