Sabtu, 9 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Dua Jamaah Haji Bengkalis Batal Berangkat: Dipulangkan usai Keberangkatannya Tertunda

Sementara itu untuk keberangkatan jamaah haji Bengkalis gelombang kedua yang tergabung dalam Kloter 18 pihak Dinkes Bengkalis

Tayang:
Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Firmauli Sihaloho
Tribun Pekanbaru/Tidak Ada
Jamaah Haji Asal Bengkalis yang tergabung Kloter 9 saat berangkat beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Dua orang jamaah haji Bengkalis asal Rupat yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 9 Embarkasi akhirnya gagal berangkat. Bahkan keduanya sudah dipulangkan dari Embarkasi Batam. 

"Dua orang jamaah kita yang kemarin tertunda keberangkatannya karena sakit sudah di pulangkan," ungkap Irawadi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bengkalis, Rabu (6/5) siang.

Pihaknya Dinkes Bengkalis melakukan pendampingan terhadap kedua jamaah haji tersebut ketika menjalani pemeriksaan kesehatan di Embarkasi Batam.

Dua orang jamaah haji tersebut merupakan pasangan suami istri dari kecamatan Rupat. Atas nama Maimun dan Misriati, Maimun mengalami sakit sementara Misriati istrinya sebagai pendamping.

Irawadi mengatakan, dua orang jamaah haji ini dipulangkan dari Batam menuju Dumai melalui jalur laut, Selasa (5/5) kemarin. Mereka juga didamping petugas daerah sampai ke kota Dumai.

"Petugas kita kemarin mendampingi sampai Dumai. Mereka memilih beristirahat di Dumai dahulu karena ada rumah di Dumai," jelasnya.

Lebih lanjut Irawadi menjelaskan Maimun sebelum berangkat menjalani pemeriksaan kesehatan di Embarkasi Batam.

Hasilnya petugas kesehatan embarkasi Batam memutuskan tidak bisa diberangkatkan karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan. 

Baca juga: Kondisi Terkini Plt Gubri SF Hariyanto Setelah Sempat Dirawat di RSUD Arifin Achmad

Baca juga: Data Suspas 2025, Riau Nyaris Masuk Fase Ageing Population: Jumlah Penduduk Lansia Meningkat

"Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara intensif oleh tenaga kesehatan  Embarkasi Batam, termasuk pengecekan laboratorium. Hasil laboratorium ternyata menyatakan tidak layak untuk diberangkatkan," tambahnya.

Maimun akhirnya dipulangkan bersama istrinya Misriati sebagai pendamping haji. Keduanya tiba di Dumai petang kemarin dan disambut petugas daerah.

"Rencana kemarin akan dipulangkan langsung ke Kelurahan Batu Panjang Rupat. Namun karena mereka memiliki rumah di Dumai lebih memilih beristirahat di rumah mereka yang ada di Dumai," tambahnya.

Sementara itu untuk keberangkatan jamaah haji Bengkalis gelombang kedua yang tergabung dalam Kloter 18 pihak Dinkes Bengkalis juga akan melakukan pendampingan. Rencananya mereka akan bertolak dari Bengkalis tanggal 9 Mei mendatang sekitar delapan orang.

"Berdasarkan hasil laporan kesehatan dilakukan pihaknya seluruhnya dalam keadaan sehat dan bisa berangkat," ungkap Irawadi.

Keberangkatan mereka rencananya akan menggunakan kapal reguler karena jumlahnya tidak banyak. Pihak Dinkes akan melakukan pendampingan juga hingga masuk Embarkasi. (Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved