Berita Kampar
Masih Ada Jabatan Eselon II yang Lowong, Bupati Kampar Pilih Metode Baru Ini
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar melaksanakan Seleksi Terbuka untuk lima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau Eselon II.
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Sesri
TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Bupati Kampar, Ahmad Yuzar melaksanakan Seleksi Terbuka untuk lima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau Eselon II.
Hasil seleksi yang juga disebut asesmen itu nanti, masih akan menyisakan jabatan lowong.
Berdasarkan catatan Tribunpekanbaru.com, ada sembilan jabatan yang lowong.
Kesembilannya dipangku oleh pejabat yang tidak definitif atau berstatus Pelaksana Tugas (Plt.).
Sementara asesmen hanya akan mengisi empat jabatan lowong di antaranya.
Keempat jabatan itu, Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) pada Sektetariat Daerah, Inspektur Daerah, serta Kepala Dinas Kesehatan.
Satu jabatan lagi dipangku pejabat definitif, yakni Asisten Bidang Administrasi Umum (Asisten III).
Lima jabatan yang masih lowong diantaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Sekretaris DPRD.
Baca juga: DPRD Kampar Surati Bupati Soal PAW, Idris Akan Gantikan Irwan Saputra dari PAN
Baca juga: Sejumlah Petugas Peternakan di Kampar Gagal Jadi PPPK, Penanganan Hewan Kurban Minim Personel
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kampar, Riadel Fitri mengakui jabatan-jabatan yang lowong itu.
"Benar. Jabatan-jabatan yang masih (dijabat) Plt. ada sembilan," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (12/5/2026).
Ia juga mengakui asesmen tidak dilaksanakan untuk semua jabatan lowong. Pengisian semua jabatan lowong akan dilaksanakan setelah asesmen ini.
"Sesuai dengan arahan pimpinan, akan dilaksanakan Manajemen Talenta. Nanti ketua tim pelaksananya, sekda yang sudah definitif," ungkapnya.
Menurut dia, pemilihan dilakukan dengan penilaian pejabat berkinerja tinggi melalui sembilan kotak Manajemen Talenta. Ada penilaian tertentu agar pejabat dapat mengikutinya.
"Prosesnya tidak terbuka seperti asesmen. Dilakukan di internal Pemerintah Kabupaten Kampar saja," katanya.
Pemkab Kampar wajib mengekspos rencana pelaksanaannya lebih dahulu ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Setelah itu, barulah Manajemen Talenta dapat dilaksanakan.
| Terungkap Motif Pembunuhan Ibu Muda Pengumpul Brondolan Sawit di Kampar, Pelaku Kenal dengan Korban |
|
|---|
| Pelaku Pembunuhan Ibu Muda Pengumpul Brondolan Dikabarkan di Kampar Ditangkap |
|
|---|
| Politeknik Kampar Mampu Membuat B100, BBN B100 untuk Mesin Diesel |
|
|---|
| Nenek Bayi yang Dibuang di Kampar Tiba-Tiba Muncul, Ungkap Hubungan Terlarang |
|
|---|
| Warga di Kubang Jaya Kampar Urunan 150 Ribu Bangun Jalan, Ketua RT: dari Pemerintah Belum Rezeki |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Ahmad-Yuzar-bupati-kampar.jpg)