Sabtu, 16 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Kampar

Masih Ada Jabatan Eselon II yang Lowong, Bupati Kampar Pilih Metode Baru Ini 

Bupati Kampar, Ahmad Yuzar melaksanakan Seleksi Terbuka untuk lima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau Eselon II. 

Tayang:
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Sesri
FOTO/Instagram/ahmadyuzarofficial
Bupati Kampar Ahmad Yuzar 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Bupati Kampar, Ahmad Yuzar melaksanakan Seleksi Terbuka untuk lima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau Eselon II. 

Hasil seleksi yang juga disebut asesmen itu nanti, masih akan menyisakan jabatan lowong.

Berdasarkan catatan Tribunpekanbaru.com, ada sembilan jabatan yang lowong.

Kesembilannya dipangku oleh pejabat yang tidak definitif atau berstatus Pelaksana Tugas (Plt.).

Sementara asesmen hanya akan mengisi empat jabatan lowong di antaranya. 

Keempat jabatan itu, Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) pada Sektetariat Daerah, Inspektur Daerah, serta Kepala Dinas Kesehatan. 

Satu jabatan lagi dipangku pejabat definitif, yakni Asisten Bidang Administrasi Umum (Asisten III). 

Lima jabatan yang masih lowong diantaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora),  Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Sekretaris DPRD.

Baca juga: DPRD Kampar Surati Bupati Soal PAW, Idris Akan Gantikan Irwan Saputra dari PAN

Baca juga: Sejumlah Petugas Peternakan di Kampar Gagal Jadi PPPK, Penanganan Hewan Kurban Minim Personel

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kampar, Riadel Fitri mengakui jabatan-jabatan yang lowong itu. 

"Benar. Jabatan-jabatan yang masih (dijabat) Plt. ada sembilan," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (12/5/2026).

Ia juga mengakui asesmen tidak dilaksanakan untuk semua jabatan lowong. Pengisian semua jabatan lowong akan dilaksanakan setelah asesmen ini.

"Sesuai dengan arahan pimpinan, akan dilaksanakan Manajemen Talenta. Nanti ketua tim pelaksananya, sekda yang sudah definitif," ungkapnya. 

Menurut dia, pemilihan dilakukan dengan penilaian pejabat berkinerja tinggi melalui sembilan kotak Manajemen Talenta. Ada penilaian tertentu agar pejabat dapat mengikutinya.

"Prosesnya tidak terbuka seperti asesmen. Dilakukan di internal Pemerintah Kabupaten Kampar saja," katanya.

Pemkab Kampar wajib mengekspos rencana pelaksanaannya lebih dahulu ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Setelah itu, barulah Manajemen Talenta dapat dilaksanakan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved