Rabu, 13 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kereta Cepat Jadi Pembeda Layanan Haji Khusus dan Reguler di Arab Saudi

Layanan kereta cepat Saudi Haramain yang kini menjadi andalan perjalanan jemaah haji khusus dari Madinah menuju Makkah maupun sebaliknya.

Tayang:
Penulis: Alex | Editor: M Iqbal
ISTIMEWA
Rombongan jamaah haji khusus dalam beberapa hari terakhir ramai berdatangan hampir bersamaan ke Kota Madinah, sejak Rabu, 6 Mei hingga Jumat, 8 Mei 2026.  

Laporan jemaah haji dari Arab Saudi, Ibnu Mas’ud

TRIBUNPEKANBARU.COM, MADINAH -- Musim haji dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya menghadirkan perubahan dalam pola pelayanan jemaah, tetapi juga memperlihatkan kemajuan besar dari sisi transportasi. Salah satu yang paling terasa adalah hadirnya layanan kereta cepat Saudi Haramain yang kini menjadi andalan perjalanan jemaah haji khusus dari Madinah menuju Makkah maupun sebaliknya.


Hari ini, lebih dari separuh jemaah haji khusus Indonesia yang dilayani Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) mulai meninggalkan Kota Madinah menuju Makkah untuk melaksanakan ibadah umrah. Mereka merupakan rombongan program awal yang terlebih dahulu tiba dan menetap di Madinah sebelum melanjutkan perjalanan ke kota suci berikutnya.


Dari total kuota haji khusus Indonesia sebanyak 17.360 jemaah, sebagian besar mulai bergerak hampir bersamaan menuju Makkah. Perpindahan massal ini membuat suasana di hotel-hotel sekitar Masjid Nabawi mulai berubah dibanding beberapa hari sebelumnya.


Selama berada di Madinah, rata-rata jemaah haji khusus menempati hotel berbintang empat dan lima dengan jarak paling jauh sekitar 250 meter dari Masjid Nabawi. Kedekatan lokasi hotel memberikan kenyamanan tersendiri bagi jemaah dalam menjalankan ibadah, terutama untuk salat berjamaah dan kegiatan ziarah di kawasan sekitar masjid.


Selain faktor kenyamanan hotel, salah satu layanan yang paling dirasakan manfaatnya oleh jemaah haji khusus adalah penggunaan kereta cepat Saudi Haramain. Moda transportasi modern ini dalam tiga tahun terakhir menjadi solusi baru dalam mobilitas jemaah di Arab Saudi.


Jika menggunakan bus, perjalanan dari Madinah menuju Makkah bisa memakan waktu hingga delapan jam karena banyaknya titik pemeriksaan di sepanjang jalur. Sementara dengan kereta cepat, perjalanan dapat ditempuh hanya sekitar dua jam dua puluh menit.


Perbedaan waktu perjalanan ini tentu sangat signifikan, terutama bagi jemaah lanjut usia maupun mereka yang ingin menjaga stamina selama menjalankan ibadah haji. Selain lebih cepat, perjalanan dengan kereta juga dinilai lebih nyaman dan efisien.


Kehadiran kereta cepat Saudi Haramain menjadi salah satu simbol modernisasi pelayanan haji di Arab Saudi. Sistem transportasi ini dinilai sebagai terobosan besar yang membantu mempermudah mobilitas jutaan jemaah dari berbagai negara setiap musim haji dan umrah.


Namun hingga saat ini, layanan kereta cepat tersebut masih lebih banyak digunakan oleh jemaah haji khusus. Sementara jemaah haji reguler asal Indonesia umumnya masih menggunakan transportasi bus untuk perjalanan antarkota selama musim haji berlangsung.


Setelah tiba di Makkah, jemaah haji khusus nantinya akan menempati hotel-hotel yang berada di sekitar pelataran Masjidil Haram. Mereka dijadwalkan tinggal selama sembilan hari delapan malam sebelum memasuki fase puncak ibadah haji.


Selanjutnya, jemaah akan bergeser menuju apartemen transit yang rata-rata berada di kawasan dekat Mina. Lokasi tersebut dipilih untuk mempermudah mobilitas jemaah saat memasuki rangkaian puncak ibadah haji seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan lempar jumrah di Mina.


Bagi banyak jemaah, perubahan sistem pelayanan dan transportasi ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan haji terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman. Kehadiran fasilitas modern diharapkan tidak hanya mempercepat perjalanan, tetapi juga membantu jemaah menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan fokus. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved