Selasa, 9 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Kuansing

Cuaca Ekstrem Landa Kuansing, Pemkab Masih Pertimbangkan Status Siaga Karhutla

Ancaman musim panas akibat fenomena El Nino mulai diantisipasi serius oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Tayang:
Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Muhammad Ridho
Tribun Pekanbaru/Guruh Budi Wibowo
Asisten III Setdakab Kuansing, Azhar didampingi Kalaksa BPBD, Yulizar saat rapat dalam menghadapi potensi Karhutla, Selasa (26/5/2026). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Ancaman musim panas akibat fenomena El Nino mulai diantisipasi serius oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Saat suhu udara mencapai 33 derajat Celsius, Pemkab Kuansing langsung mengaktifkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Sebanyak 30 relawan di setiap kecamatan kini disiagakan untuk membantu pencegahan hingga penanganan dini jika Karhutla terjadi.

Tidak hanya itu, sinergi dengan TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga pemerintah desa juga diperkuat.

Langkah kesiapsiagaan tersebut dibahas dalam Rapat Persiapan dan Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla yang dipimpin Asisten III Setda Kuansing, Azhar bersama Kalaksa BPBD Kuansing, Yulizar di Ruang Rapat BPBD Kuansing, Selasa (26/5/2026).

Rapat dihadiri sejumlah OPD terkait, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial PMD, Dinas Pertanian, Satpol PP, Diskominfos, Dinas Perhubungan hingga DLH Kuansing.

Kalaksa BPBD Kuansing, Yulizar mengatakan, secara umum seluruh komponen penanganan Karhutla di Kuansing sudah dalam kondisi siap.

Namun menurutnya, rapat tersebut penting dilakukan untuk mematangkan koordinasi lintas sektor agar penanganan bisa berjalan cepat ketika bencana terjadi.

“Secara umum kita sudah siap, namun rapat ini penting untuk mematangkan antisipasi dan kesiapsiagaan jika Karhutla terjadi. Jangan sampai ketika bencana muncul, koordinasi di lapangan justru terkendala,” ujar Yulizar.

Baca juga: Tak Butuh Waktu Lama, Polsek Kuantan Hilir Ringkus Pembobol Pangkalan LPG di Kuansing

Ia menjelaskan, berbagai masukan dari seluruh stakeholder akan menjadi dasar BPBD dalam menentukan status siaga Karhutla di Kabupaten Kuantan Singingi.

Menurut Yulizar, kesiapan seluruh instansi sangat penting agar tidak ada hambatan di lapangan ketika proses penanganan dilakukan.

“Semua OPD punya peran masing-masing. Karena itu kesiapan personel, peralatan hingga pola komunikasi harus benar-benar dipastikan sejak dini,” katanya.

Sementara itu, Asisten III Setda Kuansing, Azhar menegaskan perlunya data akurat, kesiapan personel serta argumentasi teknis yang kuat dalam mendukung penetapan status siaga Karhutla.

“Penetapan status siaga tidak bisa sembarangan. Harus didukung data yang valid, kondisi lapangan serta kesiapan seluruh unsur agar langkah penanganan yang diambil benar-benar tepat,” tegas Azhar.

Meski hingga hari ini Kuansing masih nihil titik panas (hotspot), pemerintah tetap meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar.

Dengan kondisi cuaca panas yang mulai meningkat, ia berharap seluruh elemen masyarakat ikut berperan aktif mencegah munculnya Karhutla di wilayah Kuansing.

“Cuaca panas mulai meningkat. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena sangat berpotensi memicu Karhutla,” tambahnya.

( Tribunpekanbaru.com / Guruh BW )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved