Senin, 18 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Karhutla di Dumai, 3 Ha Semak Belukar di Teluk Makmur Dipadamkan Tim Gabungan

‎Wahyu menerangkan, bahwa saat ini tim gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan,

Tayang:
Tribun Pekanbaru/ist
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Dumai mulai kembali terjadi, kebakaran yang telah terjadi pada Kamis (12/3/2026) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI  - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Dumai mulai kembali terjadi, kebakaran yang telah terjadi pada Kamis (12/3/2026), tersebut melahap semak belukar Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai  seluas 3 Hektare (Ha). 

Bahkan, hingga Jumat (13/3/2026), karhutla masih terjadi dilokasi tersebut, dan Tim gabungan masih terus melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi Karhutla di Teluk Makmur 

Kepala pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan bencana daerah (BPBD) kota Dumai, Wahyu Wicaksono mengungkapkan, bahwa lahan yang terbakar di Kelurahaan Teluk Makmur, sudah terjadi sejak Kamis sore

"Lahan yang terbakar itu semak belukar dan berada di lahan gambut, kurang lebih sekitar 3 hektare," katanya, kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (13/3/2026).  

‎Wahyu menerangkan, bahwa saat ini tim gabungan masih melakukan pemadaman, namun karena kawasan yang terbakar itu berada di lahan gambut maka perlu dilakukan  pendinginan di lokasi kebakaran.

Diakuinya, kondisi lahan yang gambut yang terbakar ini memang harus dilakukan pendinginan, dan saat ini tim gabungan atau Satgas Darat, TNI, Polri, MPA dan lainnya  masih terus melakukan pendinginan. 

Baca juga: Operasi Modifikasi Cuaca Tahap Pertama Berakhir, 35 Ton Garam Disebar di Riau

Baca juga: Daftar Lokasi Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran dari Ditlantas Polda Riau

"‎Untuk sumber air tersedia, hanya saja jika angin kencang bisa saja api kembali muncul, serta aksesnya juga terbilang susah menuju titik, dan kami masih terus melakukan pendinginan ditengah panas terik, " terangnya. 

Ia meminta kerjasama camat dan lurah untuk bersama-sama  memantau dan memaksimalkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara di bakar.  

"Intinya harus ada kerjasama semua lini agar bisa memetakan dan mengantisipasi Karhutla yang terjadi di Dumai," sebutnya. 

Wahyu mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar di lokasi perkebunan terlebih semak belukar saat panas terik melanda.

"Kemi minta doa kepada masyarakat Dumai, agar Karhutla di Dumai, bisa benar benar padam, ‎semoga hujan deras bisa segera mengguyur kota Dumai, agar titik panas bisa benar benar padam sepenuhnya," pungkasnya

Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved