TAG
Ahmad Kirjauhari
-
Suap Pengesahan APBDP & APBD, Mantan Anggota DPRD Riau Diperiksa KPK, Solihin Dahlan Irit Bicara
Komisi Pemberantasan Korupsi, kembali melanjutkan proses penyidikan kasus Suap pengesahan APBD Perubahan Riau 2014 dan APBD Riau 2015.
Selasa, 26 Oktober 2021 -
FOTO : Sidang Lanjutan Suparman dan Johar Firdaus
Bupati Rohul non aktif Suparman, bersama mantan Ketua DPRD Riau Johar Firdaus kembali mengikuti sidang lanjutan terkait dugaan penyelewengan dana APBD
Selasa, 6 Desember 2016 -
FOTO : Kirjauhari Divonis Empat Tahun Penjara
Mantan Anggota DPRD Riau, Ahmad Kirjauhari dijatuhi vonis 4 Tahun penjara dan denda sebesar Rp 200 juta dalam kasus korupsi pengesahan APBD Riau 2015
Kamis, 17 Desember 2015 -
NEWSVIDEO: Dijatuhi Vonis 4 Tahun, Kirjauhari Minta KPK Usut Nama Lainnya
Mantan Anggota DPRD Riau, Ahmad Kirjauhari dijatuhi vonis 4 Tahun penjara dan denda sebesar Rp 200 juta oleh hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru
Kamis, 17 Desember 2015 -
Ahmad Kirjauhari Divonis 4 Tahun Penjara
Mantan anggota DPRD Riau tersebut terbukti bersalah secara sah melanggar UU Tindak Pidana Korupsi.
Kamis, 17 Desember 2015 -
BREAKING NEWS: Ahmad Kirjauhari Divonis Hari Ini
Ahmad Kirjauhari hari ini, Kamis (17/12/2015) menjalani sidang vonis, atau putusan.
Kamis, 17 Desember 2015 -
Ahmad Kirjauhari Mengaku Salah Terima Uang Rp 900 Juta
Ahmad Kirjauhari mengakui kesalahannya, menerima uang senilai Rp 900 juta dari seorang staf di Biro Keuangan Pemprov Riau, Suwarno.
Kamis, 3 Desember 2015 -
NEWSVIDEO: Terdakwa Kirjauhari Minta Maaf Kepada Masyarakat Riau
Ahmad Kirjauhari, terdakwa kasus dugaan korupsi suap pengesahaan APBD Riau Tahun 2015, menyesal dan memohon maaf kepada masyarakat Riau
Rabu, 2 Desember 2015 -
BREAKING NEWS: Ahmad Kirjauhari Ajukan Pledoi Hari Ini
Pledoi dibacakan oleh Penasehat Hukumnya. Ahmad Kirjauhari duduk di kursi pesakitan mengenakan setelan kemeja lengan panjang motif garis-garis
Rabu, 2 Desember 2015 -
NEWS VIDEO: Kirjauhari Hanya Bisa Tertunduk Dituntut 4 Tahun Penjara dan Denda 250 juta
JPU dalam tuntutannya menyatakan jika terdakwa terbukti telah memperkaya diri sendiri dan orang lain
Rabu, 25 November 2015 -
Jaksa KPK Tuntut Kirjauhari Empat Tahun Penjara
Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor Pekanbaru,Ahmad Kirjuhari dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi
Rabu, 25 November 2015 -
BREAKING NEWS: Sidang Tuntutan A Kirjauhari Digelar Pagi Ini
Sidang lanjutan dugaan tipikor Suap Pengesahaan APBDP Riau 2014 dan APBD Riau 2015 digelar pagi ini
Rabu, 25 November 2015 -
Jaksa KPK akan Ungkap Inisiator Pemberi Uang Suap
Menurut Pulung, jaksa juga akan mengungkap inisiator pemberi uang suap kepada anggota DPRD Riau. Nama orang itu akan diungkap dalam sidang berikutnya
Kamis, 19 November 2015 -
Kirjauhari Ungkap Pembagian Uang Diputuskan Bersama Johar dan Riki
Usai menerima uang tersebut, Kirjauhari kemudian menyampaikannya kepada Johar di tangga tengah di dalam Gedung DPRD Riau.
Kamis, 19 November 2015 -
Annas Maamun Akui Pernah Janji Beri Oleh-oleh Rp 2 M untuk Anggota Dewan
"Saya berencana memberi oleh-oleh Rp 2 miliar kepada anggota DPRD yang tidak menjabat lagi. Rencana ini tidak jadi (tak terealisasi)," ujar Annas
Kamis, 19 November 2015 -
FOTO: Lanjutan Sidang Suap APBD
Terdakwa Kirjauhari mengakui menerima uang Rp900 juta yang dibagi dalam 40 amplop untuk menyuap anggota DPRD Riau periode 2009-2014
Rabu, 18 November 2015 -
Wan Amir Firdaus 'Titipkan' ke A.Kir Untuk Johar
Ahmad Kirjauhari mengungkapkan fakta menarik baru terkait aliran uang yang diterimanya.
Rabu, 18 November 2015 -
Ahmad Kirjauhari Sebut Johar Perintahkan Buka Baterai HP
hmad Kirjauhari mengungkapkan instruksi untuk membuka baterai HP dalam rapat Banggar APBDP Riau 2014 disampaikan oleh Ketua Banggar Johar Firdaus
Rabu, 18 November 2015 -
Tertekan Selama Sidang, Kirjuhari Minta Maaf
Tertekan dengan rentetan pertanyaan yang diajukan kepadanya, terdakwa kasus suap APBD Riau Ahmad Kirjuhari langsung meminta maaf.
Rabu, 18 November 2015 -
FOTO: Sidang Lanjutan Dugaan Suap APBD Riau
Dalam sidang tersebut terungkap fakta, mulai dari proses perjalanan KUA-PPAS, dugaan pemberian uang kompensasi kepada anggota dewan
Kamis, 12 November 2015