Kasus Cacar Monyet di Riau
Dinkes Bengkalis Pastikan Tak Ada Kasus Monkeypox di Bengkalis
Dinas Kesehatan Bengkalis memastikan sampai saat ini tidak ditemukan penyakit cacar monyet (Monkeypox) di Bengkalis.
Penulis: Muhammad Natsir | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Dinas Kesehatan Bengkalis memastikan sampai saat ini tidak ditemukan penyakit cacar monyet (Monkeypox) di Bengkalis.
Hal ini diungkap langsung Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkalis Irawadi kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (23/9) siang.
Menurut dia, sebenarnya pihak Dinkes Bengkalis bersama stakeholder terkait sudah mewaspadai dari awal kemungkinan cacar monyet ini.
Bahkan Dinkes Bengkalis sudah melakukan menyusun rencana kontijensi terkait adanya penyakit cacar monyet atau monkeypox dengan melibatkan sejumlah stakeholder terkait.
"Kita sudah siapkan perencanaan Kontijensi untuk menghadapi kemungkinan masuknya penyakit ini ke wilayah Bengkalis. Sudah dilakukan pembagian tugas dalam penanganan saat adanya cacar monyet ini, hal ini sudah dilakukan sejak Mei kemarin," ungkapnya.
Irawadi mengatakan, sejumlah entri masuk wilayah Bengkalis seperti pelabuhan sudah diterapkan pengawasan penumpang yang datang dari luar Bengkalis.
Pengawasan pintu masuk tersebut dilakukannya langsung dari kantor kesehatan pelabuhan (KKP) yang bertugas di pelabuhan Bengkalis. Namun sejauh ini belum ditemukan adanya penyakit ini. Masuk di Bengkalis
Irawadi memaparkan sejauh ini memang belum ada kasus monkeypox ditemukan, namun masyarakat Bengkalis juga diminta tetap waspada.
"Kalau ada masyarakat yang pulang dari luar daerah kalau memang ada bersentuhan dengan orang yang terinfeksi monkeypox diharapkan jujur sehingga bisa dilakukan screening awal untuk memastikan tidak tertular monkeypox," tandasnya. (tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)
| Sudah Keluar, Ini Hasil Uji Lab Dua Suspek Cacar Monyet di Kepulauan Meranti |
|
|---|
| Santri di Meranti Meninggal Bukan karena Cacar Monyet, Hasil Lab Kemenkes Pastikan Negatif |
|
|---|
| 17 Santri di Meranti Diisolasi Usai Kontak dengan Pasien Suspek Cacar Monyet |
|
|---|
| Kronologi Dugaan Suspect Monkeypox di Kepulauan Meranti, Pasien Pertama Usia 13 Tahun |
|
|---|
| Tidak ada Pembengkakan Kelenjar Getah Bening pada Suspek Cacar Monyet di Kepulauan Meranti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Dinas-Kesehatan-Kepulauan-Meranti-melakukan-penyemprotan-disinfektan.jpg)