Rabu, 20 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Riau Siaga Darurat Hidrometeorologi

BPBD Rohul Siapkan 4 Perahu Hadapi Bencana Banjir

BPBD Rokan Hulu menyiapkan 4 perahu untuk memghadapi bencana banjir. Perahu tersebut terdistribusi di dua lokasi.

Tayang:
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Ariestia
Foto/BPBD Rohul
Tim BPBD Rohul dengan peralatannya siaga hadapi potensi dampak cuaca ekstrem. 
Ringkasan Berita:
  • BPBD Rohul menyiapkan 4 perahu siaga banjir di Ujung Batu dan Pasir Pengaraian, satu perahu rusak.
  • Debit Sungai Rokan Kiri dan Rokan Kanan mulai naik, namun masih dalam batas aman, dengan pemantauan intensif hingga ke hulu.
  • Pemkab Rohul menetapkan status siaga banjir dan longsor sejak 25 November–8 Desember, berpotensi diperpanjang sesuai prediksi BMKG.

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIR PENGARAIAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rokan Hulu menyiapkan 4 perahu untuk memghadapi bencana banjir. Perahu tersebut terdistribusi di dua lokasi.

"Kita ada 4 perahu yang kondisinya sudah ready. Sudah kita perbaiki," kata Kepala Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul, H Ridarmanto melalui kepala bidang kedaruratan dan Logistik, Boy Arta pada Tribunpekanbaru.com, Rabu (3/12/2025).

Ia mengatakan satu perahu disiapkan di daerah ujung batu. Perahu itu untuk mengcover sungai Rokan Kanan. Sisanya, di Pasir Pengeraian.

"Kalau ada kejadian, misalnya hanyut, bisa langsung bergerak. Kalau nunggu dari sini (Pasir Pengaraian) kan lama," katanya.

Baca juga: Riau Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi, BPBD Pelalawan Segera Kumpulkan Stakeholder 

Sebenarnya, katanya, BPBD Rohul memiliki 5 perahu. Namun, satu perahu rusak parah.

BPBD Rohul sendiri mengakui saat ini debit air di sungai, baik sungai Rokan Kiri maupun Rokan Kanan mengalami kenaikan. Namun kenaikannya masih batas aman.

Pihaknya juga terus memantau daerah hulu kedua sungai tersebut. Koordinasi dengan kabupaten tetangga tempat hulu kedua sungai terus dilakukan.

"Kita teleponan dengan pihak tetangga yang menjadi hulu kedua sungai. Biar kita bersiap kalau di hulu hujan deras," katanya.

Saat ini Pemkab Rohul sudah menetapkan status siaga banjir dan longsor. Penetapan status ini sejak 25 November hingga 8 Desember nanti.

Boy mengatakan status siaga banjir dan longsor itu bisa diperpanjang. Sebab prediksi BMKG, intensitas hujan akan meninggi.

"Status itu bisa saja diperpanjang. Kita akan terus pantau cuaca dari BMKG," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Palti Siahaan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved