Jumat, 15 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Program Makan Bergizi Gratis

Program MBG di Kabupaten Siak Baru Berjalan di Kecamatan Tualang

Program MBG di Siak baru berjalan di satu kecamatan, yakni Tualang. Dapur penyedia makanan yang beroperasi masih terpusat di Perawang.

Tayang:
Penulis: Mayonal Putra | Editor: M Iqbal
Kompas.com/M Elgana Mubarokah
Ilustrasi makan bergizi gratis (MBG). Pihak BGN sampai Istana tanggapi isu dugaan kandungan minyak babi di ompreng MBG. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Siak baru berjalan di satu kecamatan, yakni Tualang. Hingga kini, dapur penyedia makanan yang beroperasi masih terpusat di Perawang, Kecamatan Tualang

“Artinya, siswa di kecamatan lain belum merasakan manfaat penuh dari program tersebut,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siak, Fakhrurrozi, Selasa (9/9/2025).

Fakhrurrozi menyebutkan jumlah penerima manfaat program MBG masih terbatas. Anak-anak yang menerima manfaat berkisar 3.500 sampai 4.000 orang, mulai dari TK sampai SMP. 

“Belum semua siswa menerima. Baru satu dapur itu di Perawang,” ujarnya.

Data penerima manfaat yang dihimpun memperlihatkan distribusi makanan bergizi itu mencakup sejumlah sekolah di Tualang, mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMP.

Fakhrurrozi menegaskan, program MBG merupakan salah satu upaya Pemkab Siak dalam meningkatkan gizi anak sekolah. Ia berharap program ini bisa diperluas ke kecamatan lain setelah kesiapan dapur dan tenaga pelaksana tersedia.

 “Kami ingin ini merata, tapi tentu harus bertahap sesuai kemampuan,” katanya.

Sejauh ini, dapur MBG di Perawang menjadi pusat aktivitas penyediaan makanan sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah penerima. Mekanisme ini masih dipantau untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga hingga sampai ke tangan siswa.

Program MBG sendiri diproyeksikan memberi dampak langsung terhadap kualitas belajar anak-anak. Dengan asupan bergizi, pemerintah berharap tingkat konsentrasi dan kesehatan siswa dapat meningkat. 

“Gizi yang baik akan berpengaruh pada prestasi belajar. Itu yang menjadi tujuan utama kita,” tambah Fakhrurrozi.

Meski baru berjalan di Tualang, antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Beberapa orang tua siswa menyambut baik langkah Pemkab Siak dan berharap pemerataan segera dilakukan agar anak-anak di kecamatan lain juga mendapatkan manfaat yang sama.

Namun, keterbatasan infrastruktur dapur menjadi tantangan utama. Fakhrurrozi menyebutkan, pembangunan dapur di kecamatan lain sedang dalam tahap pelaksanaan. Pemkab Siak juga tengah menyiapkan pola kerja sama agar distribusi makanan bisa lebih efisien.

Dengan kondisi saat ini, program MBG di Kabupaten Siak masih dalam tahap awal. Pemerintah menargetkan perluasan wilayah penerima manfaat dalam waktu dekat.

 “Kami evaluasi terus, mudah-mudahan bisa segera menjangkau seluruh kecamatan di Siak,” tutup Fakhrurrozi.

(Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved