Berita Siak
Camat Sungai Apit Sebut Warga Masih Was-was Usai Penampakan Harimau Sumatera di Teluk Masjid
Kekhawatiran warga Siak belum reda karena Harimau belum tertangkap atau terlihat kembali menjauh dari kawasan permukiman
Penulis: Mayonal Putra | Editor: Muhammad Ridho
TRIBUNPEKANBARU.COM - Camat Sungai Apit, Tengku Mukhtasar, mengatakan penampakan Harimau Sumatera di wilayah Desa Teluk Masjid masih menimbulkan rasa was-was di tengah masyarakat.
Kekhawatiran warga belum mereda karena satwa dilindungi tersebut belum tertangkap atau terlihat kembali menjauh dari kawasan permukiman, Minggu (11/1/2026).
“Penampakan awal Harimau Sumatera oleh seorang warga bernama Zulfikar yang hendak pergi memancing memang membuat masyarakat cemas,” kata Tengku Mukhtasar.
Ia menjelaskan, pihak kecamatan terus memantau perkembangan informasi di lapangan. Koordinasi intensif juga dilakukan bersama Penghulu Kampung Teluk Masjid serta Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau guna mengantisipasi potensi konflik antara manusia dan satwa liar.
“Kami selalu memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah kampung serta BBKSDA Riau,” ujarnya.
Tengku Mukhtasar mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas sendiri-sendiri, terutama di sekitar lokasi penampakan Harimau Sumatera.
Warga juga diminta lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kebun atau kawasan yang berbatasan dengan hutan.
“Jangan bekerja sendirian. Kalau harus ke kebun atau beraktivitas, sebaiknya berkelompok dan tidak terlalu pagi, sore, atau malam hari,” katanya.
Baca juga: Pemancing di Siak Berhadapan Dengan Harimau Jarak 4 Meter, BBKSDA Riau Imbau Warga Waspada
Peristiwa yang memicu kewaspadaan warga itu bermula pada Kamis malam, 8 Januari 2026.
Saat itu, Zulfikar menyusul dua rekannya yang lebih dulu berangkat memancing ke lahan perkebunan sawit milik Koperasi Tinera Jaya di Desa Teluk Masjid.
Dalam perjalanan menggunakan sepeda motor, Zulfikar melihat sorot mata dari kejauhan yang awalnya ia duga milik sapi.
Namun ketika ia menoleh dan mengarahkan senter ke arah kebun, tampak seekor Harimau Sumatera berdiri di seberang parit dengan jarak sekitar empat meter dari posisinya.
Terkejut dengan jarak yang begitu dekat, Zulfikar memilih tidak melanjutkan perjalanan.
Ia segera menjauh dan berhenti di sebuah pondok pekerja koperasi untuk memberi tahu rekan-rekannya agar mencari tempat berlindung dan menghentikan aktivitas memancing.
Laporan warga tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh BBKSDA Riau dengan melakukan pengecekan lapangan.
Dari hasil penelusuran, petugas menemukan jejak Harimau Sumatera berukuran sekitar 12 sentimeter di area perkebunan sawit, yang mengarah ke kawasan hutan produksi.
(Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)
| Gagal Kelabui Polisi Buang Barang Bukti, Kurir Sabu di Siak Tak Berkutik Saat Ditangkap |
|
|---|
| Anak Anggota DPRD Siak Kelola Dapur MBG, Dapur Berada di Bawah Penangkaran Burung Walet |
|
|---|
| Bupati Siak Peluk Anak RA, Afni Zulkifli Dukung Kurikulum Berbasis Cinta |
|
|---|
| Jalan ke Situs Makam Putri Kaca Mayang di Siak Berlumpur Saat Hujan, Berdebu Saat Panas |
|
|---|
| Driver Ojol di Tualang Siak Jadi Sasaran Curas Saat Berhenti di Pinggir Jalan, Pelaku 2 Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/warga-bertemu-harimau-Sumatera-di-Siak.jpg)