Kamis, 30 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Data Kebutuhan Kurban 2026, Pemkab Siak Turunkan Tim Periksa Kesehatan Hewan

Pemkab Siak mulai memetakan kebutuhan hewan kurban untuk 2026 ini sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan ternak.

Tayang:
Penulis: Mayonal Putra | Editor: M Iqbal
Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang
Sapi Kurban. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pemkab Siak mulai memetakan kebutuhan hewan kurban untuk 2026 ini. Pendataan dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan kesehatan ternak untuk memastikan hewan yang disiapkan dalam kondisi layak potong dan bebas penyakit.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Siak, Kaharuddin, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim ke seluruh kecamatan. Tim tersebut terdiri dari dokter hewan, paramedis veteriner, inseminator, serta petugas teknis lainnya.

“Selain itu, nantinya juga akan diperkuat oleh relawan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia di beberapa kecamatan,” kata Kaharuddin, Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan, pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan ternak sekaligus menjamin kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha. Pemeriksaan dilakukan sejak dini untuk mencegah potensi penyebaran penyakit hewan.

Berdasarkan data 2025, realisasi pemotongan hewan kurban di Kabupaten Siak mencapai 3.744 ekor. Jumlah tersebut terdiri dari 2.744 ekor sapi, 71 ekor kerbau, dan 929 ekor kambing.

Angka tersebut meningkat 5,72 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 3.530 ekor. Tren ini menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam berkurban.

Kaharuddin menyebutkan, sapi masih menjadi pilihan utama masyarakat. 

“Jumlah sapi meningkat 9,62 persen dibanding tahun sebelumnya, sementara kerbau turun 22,54 persen dan kambing turun 3,66 persen,” ujarnya.


Menurut dia, kecenderungan ini dipengaruhi oleh pertimbangan nilai ekonomis, bobot daging, serta sistem patungan yang dinilai lebih terjangkau oleh masyarakat.

Adapun kecamatan dengan jumlah kurban tertinggi pada 2025 antara lain Tualang sebanyak 770 ekor, Kandis 483 ekor, Siak 337 ekor, Dayun 285 ekor, dan Kerinci Kanan 258 ekor. Wilayah-wilayah tersebut diperkirakan masih menjadi sentra kebutuhan kurban pada 2026.

Melihat tren kenaikan dalam dua tahun terakhir, kebutuhan hewan kurban  2026 diproyeksikan kembali meningkat sekitar 4 hingga 6 persen. Total kebutuhan diperkirakan mencapai 3.900 hingga 3.970 ekor.

“Untuk sapi diperkirakan sekitar 2.880 sampai 2.950 ekor, kerbau 55 sampai 65 ekor, dan kambing atau domba sekitar 960 hingga 1.020 ekor,” kata Kaharuddin.

Ia menambahkan, sebagian besar kebutuhan akan dipenuhi dari peternak lokal Kabupaten Siak. Sementara kekurangan pasokan akan didatangkan dari daerah lain dengan pengawasan ketat terhadap lalu lintas ternak.

“Pemerintah berupaya memastikan hewan kurban yang tersedia cukup, sehat, layak potong, dan bebas penyakit, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan aman dan nyaman,” ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved