Penyebab Dapur MBG di Bungaraya Ditutup, Ini Kata Dinas Kesehatan Siak
Puskesmas Bungaraya juga sudah menyampaikan kepada pengelola SPPG agar segera mempercepat proses pengurusan izin kesehatan
Penulis: Mayonal Putra | Editor: Muhammad Ridho
TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jaya Utama di Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, dihentikan. Penghentian ini setelah muncul berbagai persoalan dalam pelaksanaannya.
Dapur ini belum mengantongi izin kesehatan.
Selain itu juga sempat mengalami insiden kebocoran gas saat proses memasak berlangsung.
Kebocoran pada selang kompor memicu munculnya api di area dapur hingga pengelola menyemprotkan alat pemadam api ringan (APAR).
Namun semprotan racun api dari APAR disebut mengenai makanan yang sudah dimasak. Akibatnya, seluruh makanan pada hari itu tidak jadi didistribusikan kepada para penerima manfaat MBG.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, Muhammad Syaripuddin, membenarkan bahwa dapur MBG tersebut belum mengantongi izin kesehatan berupa Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“Izin kesehatan berupa Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) belum keluar,” kata Muhammad Syaripuddin saat dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com, Selasa (19/5/2026).
Ia mengatakan pihak Puskesmas Bungaraya juga sudah menyampaikan kepada pengelola SPPG agar segera mempercepat proses pengurusan izin kesehatan tersebut.
“Sudah diinformasikan ke SPPG-nya oleh Puskesmas Bungaraya untuk percepatan pengurusan,” ujarnya.
Baca juga: Ada Masalah dengan MBG? Masyarakat Riau Bisa Melapor soal Menu MBG via Link Online, Cek di Sini
Baca juga: Terungkap Pemilik Dapur MBG yang Beroperasi di Bangunan Penangkaran Burung Walet di Siak
Sementara itu, Kepala SPPG Jaya Utama Bungaraya, Mario Afrinaldi, mengakui insiden kebocoran selang gas hingga makanan terkena semprotan APAR memang sempat terjadi di dapur MBG yang dikelolanya.
“Kalau gas bocor dan makanan terkena APAR itu benar bang. Tapi hari itu langsung ditangani dan tidak distribusi,” kata Mario.
Mario menjelaskan, dapur MBG saat ini memang sedang ditutup sementara. Tujuannya dilakukan renovasi dan pembenahan sejumlah fasilitas yang dinilai masih kurang. Perbaikan dilakukan mulai dari area dapur hingga halaman depan dan parkiran.
“Kalau sekarang dapur dalam tahap renovasi semua yang kurang bang, dan akan segera berjalan lagi. Untuk halaman depan dan parkiran itu sebelumnya jorok, kalau hujan jadi saya suruh pihak mitra untuk mencor semuanya bang,” ujarnya.
Ia memastikan proses renovasi kini hampir selesai dan operasional dapur MBG akan kembali berjalan dalam waktu dekat.
“Secepatnya bang. Karena semua proses yang diperbaiki sudah hampir selesai bang,” tambahnya.
Mario juga membantah bangunan sarang walet yang sempat dipersoalkan masyarakat merupakan dapur MBG yang dipimpinnya. Menurut dia, bangunan tersebut merupakan SPPG lain yang berada di depan gudang Bulog Bungaraya.
“Kalau bangunan yang ada walet itu bukan SPPG tempat saya bertugas bang, tapi SPPG lain di Bungaraya, tepatnya di depan Bulog,” jelasnya.
( Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)
| Besok Bupati Siak Lantik Pejabat Eselon II, Berikut Nama dan Jabatannya |
|
|---|
| Pemkab Siak Salurkan 49.360 Set Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP |
|
|---|
| Harga Tiket Pesawat Naik, Sekwan Siak Sebut Kunker DPRD Masih Aman |
|
|---|
| Agenda Olahraga di Riau Batal Digelar, DPRD Sebut Persoalan Keuangan Tidak Bisa Dipaksakan |
|
|---|
| Warga Siak Ini Terharu Melihat Anaknya Membawa 2 Stel Seragam Gratis Pulang Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/DAPUR-MBG-TUTUP.jpg)