BWI Siak Ajak BUMD dan Perusahaan Maksimalkan Pengelolaan Dana Wakaf
BWI Siak mengajak BUMD dan perusahaan swasta di Siak untuk memperkuat kerja sama memaksimalkan pengumpulan dana wakaf produktif
Penulis: Mayonal Putra | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Siak mengajak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan perusahaan swasta di Kabupaten Siak untuk memperkuat kerja sama dalam memaksimalkan pengumpulan dan pengelolaan dana wakaf produktif. Alasannya untuk mendukung program sosial masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan dalam seminar dan sosialisasi bertema “Optimalisasi Gerakan Wakaf Uang dan Tunai bagi BUMD serta Perusahaan Swasta di Kabupaten Siak”. Kegiatan itu digelar BWI Kabupaten Siak bersama BWI Provinsi Riau di Ruang Zamrud, Rumah Rakyat, Selasa (19/5/2026).
Wakil Bupati Siak yang juga Ketua BWI Kabupaten Siak, Syamsurizal, mengatakan keterlibatan perusahaan dan BUMD diperlukan agar gerakan wakaf di Siak dapat berkembang lebih besar dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, selama ini potensi wakaf uang dan wakaf tunai masih dapat terus dioptimalkan. Terutama melalui dukungan perusahaan, perbankan syariah, dan pelaku usaha di daerah.
“Kami mengajak swasta dan BUMD ikut berwakaf untuk membantu program sosial masyarakat. Jika dikelola bersama, dana wakaf ini bisa menjadi kekuatan besar untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,” kata Syamsurizal.
Ia menjelaskan, salah satu program yang sedang dipersiapkan melalui dukungan wakaf ialah pembangunan rumah singgah kesehatan bagi pasien dan keluarga pendamping yang menjalani pengobatan di Siak.
Rumah singgah kesehatan tersebut direncanakan dibangun di kawasan belakang Kantor Baznas Kabupaten Siak dan nantinya juga dapat dimanfaatkan oleh karyawan perusahaan yang membutuhkan fasilitas pendampingan selama berobat.
Ketua BWI Provinsi Riau, Rasyid, menyebut Kabupaten Siak memiliki peluang besar menjadi contoh pengembangan wakaf produktif di Provinsi Riau karena telah ditetapkan sebagai “Kota Wakaf” oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Menurut Rasyid, kolaborasi pemerintah daerah, BUMD, perusahaan swasta, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun sistem ekonomi sosial berbasis wakaf yang berkelanjutan.
“Wakaf dan zakat merupakan instrumen penting untuk mendukung pembangunan ekonomi masyarakat. Karena itu perlu dukungan bersama agar pengelolaannya lebih produktif,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, BWI Provinsi Riau juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Siak dan pengurus BWI Kabupaten Siak yang dinilai aktif mengembangkan gerakan wakaf di daerah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BWI Kabupaten Siak dan PTPN IV Regional III Sei Buatan terkait pengumpulan, pengelolaan, dan penatagunaan wakaf uang serta wakaf tunai.
(tribunpekanbaru.com/mayonal putra)
| Penyebab Dapur MBG di Bungaraya Ditutup, Ini Kata Dinas Kesehatan Siak |
|
|---|
| Besok Bupati Siak Lantik Pejabat Eselon II, Berikut Nama dan Jabatannya |
|
|---|
| Pemkab Siak Salurkan 49.360 Set Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP |
|
|---|
| Harga Tiket Pesawat Naik, Sekwan Siak Sebut Kunker DPRD Masih Aman |
|
|---|
| Agenda Olahraga di Riau Batal Digelar, DPRD Sebut Persoalan Keuangan Tidak Bisa Dipaksakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Siak-Syamsurizal-dan-bwi-ajak-BUMD-dan-swasta-maksimalisasi-wakaf.jpg)