Rabu, 3 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Penemuan Mayat Pria Gegerkan Warga Kandis, Polisi Temukan Kaos Ormas dalam Tas Korban

Mayat pria yang diperkirakan berusia di atas 40 tahun itu ditemukan dalam kondisi telah kaku di area parkir Gereja HKBP Libo Waduk KM 15. 

Tayang:
Penulis: Mayonal Putra | Editor: Muhammad Ridho
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Ilustrasi jenazah 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di kawasan Jalan Libo Waduk KM 14, Kampung Libo Jaya, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, menggegerkan warga setempat. Di dalam tas korban ditemukan kaos Ormas bertuliskan nama Agus Lelo. 

Peristiwa menggemparkan warga tersebut terjadi pada Kamis (21/5/2026) sore.

Mayat pria yang diperkirakan berusia di atas 40 tahun itu ditemukan dalam kondisi telah kaku di area parkir Gereja HKBP Libo Waduk KM 15. 

Warga kemudian melapor kepada Ketua RT setempat dan diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Kandis.

Menerima laporan tersebut, Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani bersama Kanit Reskrim AKP Putra Amor, Kanit Intelkam AKP Stedy Akhda, serta personel piket Reskrim dan Intelkam langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan di sekitar lokasi, petugas menemukan sebuah tas yang diduga milik korban. Di dalamnya terdapat empat helai pakaian dan satu handuk warna donker.

Salah satu pakaian yang ditemukan merupakan kaos loreng oranye hitam dengan nama AGUS LELO tertulis di bagian dada sebelah kanan.

Tim medis dari Puskesmas Kandis yang dipimpin dr. Noprah melakukan pemeriksaan visum luar terhadap jenazah. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Kandis sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk proses visum lanjutan dan penyimpanan di kamar jenazah.

Baca juga: SIM Keliling Polres Siak Hadir di Mall Pelayanan Publik pada 25 Mei 2026

Sehari setelah penemuan, Jumat (22/5/2026), Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Riau bersama Bid Dokkes Polda Riau melakukan upaya identifikasi terhadap korban. Identifikasi ini menggunakan alat MAMBIS (Mobile Automatic Multi Biometric Identification System) dan IPS (Inafis Portable System). Namun hingga kini identitas korban masih belum terungkap karena hasil pemeriksaan dinyatakan non identik.

Polisi juga melakukan pengambilan sidik jari manual melalui kartu AK-23 untuk memperkuat proses identifikasi.

Adapun ciri-ciri korban yakni laki-laki dengan tinggi sekitar 165 sentimeter, berambut ikal, berhidung mancung, dan bertelinga besar. Korban juga memiliki sejumlah tato di tubuhnya. Di antaranya tato bergambar perempuan dan ular di lengan kanan atas, tato abstrak di lengan kiri, serta tato wanita di bagian punggung kanan.

Kapolres Siak Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kapolsek Kandis Herman Pelani mengatakan pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas korban.

“Polsek Kandis bersama jajaran Polda Riau masih melakukan pendalaman untuk mengetahui identitas korban. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi Polsek Kandis atau RS Bhayangkara Polda Riau,” ujar Herman, Minggu (24/5/2026).

Menurut dia, kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait pencarian identitas korban. Apabila dalam batas waktu tertentu belum ada keluarga yang datang mengakuinya maka penyelenggaraan dilakukan oleh dinas sosial. 

Hingga kini, kasus penemuan mayat tanpa identitas tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. 

(Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved