TribunPekanbaru/

Indragiri Hulu

Bersama Anak dan Kuasa Hukumnya, Warga Air Molek Ini Datangi Polsek Pasir Penyu

Berkas keterangan Marganti selama persidangan itu diterima oleh penyidik di Polsek Pasir Penyu

Bersama Anak dan Kuasa Hukumnya, Warga Air Molek Ini Datangi Polsek Pasir Penyu
tribunpekanbaru/bynton
Rubinem, korban pemalsuan AJB bersama kuasa hukumnya, Dody Fernando menyerahkan berkas keterangan Marganti pada persidangan yang dilakukan pada pekan lalu kepada penyidik Polsek Pasir Penyu, Kamis (28/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Bynton Simanungkalit

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Rubinem, warga Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) bersama dengan anak dan tim kuasa hukumnya mendatangi kantor Polsek Pasir Penyu, Kamis (28/9/2017).

Kedatangan Rubinem adalah untuk menyerahkan keterangan Marganti dalam persidangan perkara dugaan pemalsuan Akta Jual Beli (AJB) sertifikat tanah milik Rubinem.

Dody Fernando, kuasa hukum Rubinem menjelaskan bahwa sesuai dengan keterangan di persidangan Marganti mengakui dirinya melimpahkan sertifikat tanah itu kepada Syafrizal, yang merupakan terdakwa dalam perkara pemalsuan AJB tersebut.

Baca: Zakia Sanla Terpilih Jadi Dara Riau 2017, Begini Tekad Gadis Ayu Ini

Baca: Head to Head PSPS vs PSS Sleman, 4 Kali Main, PSPS 2 Kali Menang

"Dalam keterangannya, Syafrizal juga menjelaskan sudah membayar Rp 90 juta kepada Marganti atas sertifikat tersebut. Oleh karena itu, kita meminta pihak Kepolisian menangkap Marganti atas dugaan penggelapan surat tanah milik Rubinem," kata Dody, Kamis (28/9/2017).

Berkas keterangan Marganti selama persidangan itu diterima oleh penyidik di Polsek Pasir Penyu.

Dody berharap berkas keterangan itu bisa membantu polisi dalam melakukan penyelidikan terhadap dugaan penggelapan dan pemalsuan AJB milik Rubinem.

Baca: Hugh Hefner, 12 Fakta Pendiri Majalah Playboy dan Ikatan Abadinya dengan Marilyn Monroe

Sebab kata Dody, sesuai dengan SP2HP yang dikirimkan oleh Polsek Pasir Penyu dijelaskan bahwa pihak Kepolisian Polsek Pasir Penyu belum melakukan pengembangan penyelidikan terhadap Marganti dikarenakan fokus pada perkara pemalsuan yang dilakukan oleh Syafrizal.

"Sementara saat ini perkara Syafrizal sudah P21 dan sekarang sudah disidangkan, oleh karena itu kita berharap penyelidikan terhadap Marganti dilanjutkan," tegas Dody. (*)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help