Beri Kesaksian di Sidang First Travel, Syahrini: Setelah Ini Saya Mau Umrahkan Korban
Syahrini mengaku tak sudi menggunakan jasa First Travel jika tahu rekam jejak perusahaan itu.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Penyanyi Syahrini mengaku tidak mengetahui kredibilitas First Travel sebelum berangkat umrah bersama rombongan keluarganya.
Ia hanya menerima informasi dari temannya bahwa perusahaan tersebut bagus untuk keberangkatan fasilitas VVIP.
Ia mengaku tak sudi menggunakan jasa First Travel jika tahu rekam jejak perusahaan itu.
"Kalau saya tahu kredibilitasnya, Naudzubillahi min dzalik, saya tidak mau pakai First Travel," ujar Syahrini saat bersaksi di Pengadilan Negeri Depok, Senin (2/4/2018).
Syahrini baru mengetahui kabar miring soal First Travel setelah kembali umrah pada awal April 2017.
Saat itu ia banyak melihat di berita dan media sosial bahwa banyak calon jemaah yang tidak diberangkatkan. Selama di Tanah Suci, kata Syahrini, sama sekali dia tidak mendengar soal kredibilitas First Travel.
"Masalah First Travel ini terpublikasi setelah saya umrah.
Baca: Ibu dan Anak Positif Narkoba Usai Makan Permen, Ini Kata Kapolda Riau
Baca: Blakblakan, Sandiaga Bicara Pencalonan Anies Baswedan jadi Calon Pendamping Prabowo
Baca: Makan Permen yang Dibeli di Warung, Ibu dan Anak di Selatpanjang Ini Positif Narkoba
Baca: Hadir di Sidang First Travel, Syahrini: Semoga Kehadiran Saya Bisa Menolong Semua Korban
Baca: Iqbaal Balik ke AS Usai Film Dilan 1990, Ubah Penampilan jadi Gondrong, Netter:Tetap Ganteng!
Terkuaknya kasus ini ke publik," kata Syahrini
Syahrini mengaku membayar Rp 197 juta untuk memberangkatkan 13 orang yang terdiri dari anggota keluarga dan asisten rumah tangga.
Harga tersebut merupakan harga paket reguler.