Padang

Moeldoko kepada Amien Rais, Kalau Ketemu akan Saya Sampaikan Kalau Data Bapak Kayaknya Kurang Bagus.

"Kantor saya terbuka 24 jam dan siap menerima siapa saja," kata Moeldoko usai memberikan arahan kepada mahasiswa Unand

Moeldoko kepada Amien Rais, Kalau Ketemu akan Saya Sampaikan Kalau Data Bapak Kayaknya Kurang Bagus.
riki
Moeldoko 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko beberapa waktu lalu menyampaikan ke media bahwa dirinya akan mengkonfirmasi ke politisi senior PAN Amien Rais, terkait program bagi-bagi sertifikat tanah yang diangap sebagai pembohongan.

Namun sayangnya, saat ditanya wartawan kapan akan menemui tokoh reformasi tersebut, mantan Panglima TNI itu belum bisa memastikan.

Bahkan, ia pun juga memberikan kesempatan kepada Amien Rais untuk berkunjung ke Kantor Staf Kepresidenan.

Baca: Polwan Cantik Mendadak Sambangi Penumpang Bus Transmetro Pekanbaru, Ternyata Ini yang Dilakukan

"Kantor saya terbuka 24 jam dan siap menerima siapa saja," kata Moeldoko usai memberikan arahan kepada mahasiswa Unand tentang prespektif Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam rangka Nagari Membangun Sumatera Barat, di Auditorium Kampus Unand, Padang, Jumat (4/5/2018) siang.

Moledoko pun menyebut bahwa pihaknya juga terbuka terhadap kritik dan saran dari semua pihak, asalkan apa yang disampaikan ke Pemerintah, positif terhadap kebijakan Pemerintah.

Sebab, Staf Kepresidenan merupakan lembaga yang bertujuan untuk menjalin komunikasi dengan semua pihak.

Baca: BNN Provinsi Riau Terima 33 Pucuk Senpi dan Ribuan Amunisi Serta Anjing Pelacak

"Namun kalau soal tudingan dari Pak Amien, kalau ketemu (Amien Rais) akan saya sampaikan bahwa kalau data bapak kayaknya kurang bagus. Kalau mau data benar, sini saya punya yang dari BPS. Kalau mau salahkan, salahkan BPS," ucap Moeldoko.

Seperti diketahui, pernyataan yang dilontarkan Amien Rais memang terlihat keras saat mengkritisi pemerintah Jokowi.

Amien pernah menyebut bahwa program pembagian sertifikat tanah untuk rakyat merupakan program bohong.

Baca: FOTO: Mural di Dinding Pagar SMK 3 Pekanbaru

Kemudian, Amien juga menyebut elektabilitas Jokowi sudah turun.

Sebagai petahana, menurut Amien, elektabilitas Jokowi di bawah 50 persen dan tidak memungkinkan ikut Pilpres 2019.(*)

Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help