Bengkalis

Jelang Ramadan Satpol PP Bengkalis Laksanakan Operasi Pekat dan Sosialisasi

Menjelang memasuki bulan Ramadhan Satpol PP Bengkalis telah melakukan penertiban penyakit masyarakat (Pekat)

Jelang Ramadan Satpol PP Bengkalis Laksanakan Operasi Pekat dan Sosialisasi
Natsir
Kasatpol PP Bengkalis Jendri Ginting 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Menjelang memasuki bulan Ramadhan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bengkalis telah melakukan penertiban penyakit masyarakat (Pekat) dan Sosialiasi tempat hiburan untuk menjaga ketertiban selama bulan Ramadhan.

Hal inj diungkap Kepala Satpol PP Bengkalis Jendri Ginting kepada wartawan, Selasa (14/5/2018) pagi.

Menurut Kasatpol PP Bengkalis ini, operasi penertiban ini sudah dilakukan sejak seminggu yang lalu. Operasi penertiban Pekat ini di pusatkan di dua kecamatan di Bengkalis.

Baca: Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh pada Kamis, 17 Mei 2018, Rabu Malam Tarawih

"Kita sudah lakukan penertiban Pekat di beberapa titik terutama di kecamatan Mandau dan Bathin Solapan. Dimana razia pekat kita lakukan sejak sepekan terakhir di sejumlah tempat hiburan malam, warung remang remang serta sejumlah hotel," ungkap Jendri.

Jendri mengatakan, pihaknya juga telah menyampaikan secara langsung kepada pengelola hiburan untuk tidak beraktifitas berbau Pekat di selama bulan Ramadhan nanti. Namun secara resmi edaran untuk aktifitas hiburan di Bengkalis akan di keluarkan Bupati dalam waktu dekat.

Baca: Jangan Termakan Isu, Pemprov Riau Diminta Tetap Jadikan Sektor Migas untuk Prioritas Dikelola

Menurut Jendri, untuk edaran terkait kegiatan tempat hiburan ini pihaknya telah mengajukan beberapa opsi ke Bupati Bengkalis. Diantaranya opsi tersebut yakni seluruh tempat hiburan dilarang beraktifitas selama bulan Ramadhan.

"Sedangkan opsi kedua mereka tetap diperbolehkan beroperasi namun dengan ketentuan jadwal yang telah di berikan," ungkap Jendri.

Menurut dia, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada bupati Bengkalis untuk memilih opsi mana yang di setujui. "Kita serahkan ke Bupati Opsi mana yang akan di pakai. Yang jelas kita siap menjalankan melakukan penertiban," terangnya.

Baca: Jangan Termakan Isu, Pemprov Riau Diminta Tetap Jadikan Sektor Migas untuk Prioritas Dikelola

Terkait sanksi yang akan diberikan jika ditemukan adanya tempat hiburan yang tidak melaksanakan edaran bupati nantinya akan diberikan peringatan tertulis. "Untuk sanksi kita berikan peringatan tertulis. Peringatan diberikan selama tiga kali, kalau tidak juga di indahkan kita akan surati Dinas Perizinan untuk mencabut izinnya," tandasnya.(sir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help