Siak

ASN di Siak Ini Ditetapkan Panwaslu Langgar Netralitas pada Pilgubri

Seorang Kabid di Dinas Koperasi dan UKM kabupaten Siak, Noni Paningsih ditetapkan melanggar netralitas ASN dalam politik praktis oleh Panwaslu Siak.

ASN di Siak Ini Ditetapkan Panwaslu Langgar Netralitas pada Pilgubri
ist
Lambang Panwaslu 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Seorang Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Koperasi dan UKM kabupaten Siak, Noni Paningsih ditetapkan melanggar netralitas ASN dalam politik praktis oleh Panwaslu Siak.

Menyusul keikutsertaan Noni dalam memberikan komentar dan tanda jempol pada video live facebook yang diunggah anggota DPRD Siak, Sujarwo.

Ketua Panwaslu Kabupaten Siak Moh Royani bersama Koordinator Devisi Hukum dan Penindakan, Ahmad Dardiri mengatakan Noni terbukti memberikan komentar video siaran langsung kampanye calon wakil gubernur Riau yang diunggah akun Sujarwo Dian.

Baca: Pemkab Bengkalis Gelar Pasar Murah Selama Ramadan di Setiap Kecamatan

Kasus tersebut tinggal menunggu keputusan dari Menpan-RB, Mendagri, Badan Kepegawaian Negara dan Komisi Aparatur Sipil Negara. Statusnya sudah ditetapkan sejak Rabu (16/5/2018) dengan Nomor Temuan 02/TM/PG/Kab.Siak/04.11/V/2018.

"Ya, ini memang temuan kami, bahwa yang bersangkutan terbukti melanggar netralitas ASN pada masa kampanye pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau 2018 ini," kata dia, Jumat (18/5/2018).

Membubuhi tanda jempol dan memberikan komentar pada kampanye pasangan calon yang diunggah melalui live facebook sudah cukup menjadi tanda berpihak pada salah satu Paslon. Sedangkan yang dilakukan Noni terhadap siaran live facebook kampanya calon wakil gubernur Riau Edy Natar Nasution.

Baca: 7 Fakta Vonis Hukuman Mati Aman Abdurrahman; Reaksi Terdakwa, Isi Surat dan Respon Korban Selamat

Royani menyampaikan, temuanya tersebut berawal dari informasi masyarakat. Pihaknya menelusuri lalu memanggil pejabat eselon III tersebut pada 7 Mei 2018. Pada 9 Mei Noni menghadiri kembali panggilan Panwaslu Siak guna memberikan keterangan lebih lanjut. Pada 12 Mei 2018 Panwaslu Siak menggelar rapat pleno dan memutuskan, informasi awal dugaan pelanggaran netralitas ASN dijadikan temuan dan diregister.

"Kemudian kami tindaklanjuti hingga mencapai tahap kajian dan analisis," urai Royani.

Ia menegaskan, saat ini status Noni Paningsih sudah ditetapkan sebagai pelanggar terhadap netralitas ASN. Pihaknya juga telah meneruskan perkara tersebut ke Bawaslu RI untuk diteruskan ke Menpan RB, Mendagri cq Dirjen Kementrian Dalam Negri, Badan Kepegawaian Negara dan Komisi Aparatur Sipil Negara.

Baca: 5 Tips Mudah Menahan Amarah Saat Jalani Ibadah Berpuasa

"Dalam hal ini Panwaslu Siak merekomendasikan, keputusan finalnya ada di kementrian. Semoga hasilnya segera diputuskan kementrian," kata dia.

Dihubungi secara terpisah melalui sambungan selulernya, belum ada jawaban dari Noni Paningsih, hingga berita ini ditulis.(*)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help