CPNS 2018

CPNS 2018 Segera Dibuka, Ketum IKA Unand Asman Abnur Minta Alumni Siapkan Diri Agar Lulus Jadi ASN

Para alumni Unand yang ingin menjadi ASN, diharapkan untuk memperisapkan diri agar bisa menjadi ASN di berbagai intansi Pemerintahan.

CPNS 2018 Segera Dibuka, Ketum IKA Unand Asman Abnur Minta Alumni Siapkan Diri Agar Lulus Jadi ASN
Foto/Istimewa
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB RB) Dr. H. Asman Abnur, S.E., M.Si yang juga Ketua Umum IKA UNAND didamping Dirut Bank Riau Kepri Dr. H. Irvandi Gustari saat memasuki Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri, Sabtu (29/7/2017). 

Laporan Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ketua Umum (Ketum) DPP IKA Unand Asman Abnur yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokasi (Menpan RB), menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan ada penerimaan CPNS.

Oleh sebab itu, kepada para alumni Unand, baik yang baru tamat maupun yang seang mencari pekerjaan, maupun yang sudah bekerja dan ingin menjadi ASN, diharapkan untuk memperisapkan diri agar bisa menjadi ASN di berbagai intansi Pemerintahan.

"Proses penerimaan CPNS sangat ketat, alumni Unand yang baru tamat, atau yang sudah tamat dan ingin menjadi ASN, persiapkanlah diri seoptimal mungkin, karena lulus tidaknya, sangat ditentukan oleh kompetensi masing-masing," kata Asman usai buka puasa bersama dengan para alumni Unand di rumah dinasnya, Minggu (20/5/2018) malam

Pada buka puasa bersama di rumah dinas itu, turut hadir mantan Ketua Umum DPP IKA Unand Fasli Jalal, mantan Walikota Padang, Syahrul Ujud, yang juga alumni IKA Unand, Rektor Unand Tafdil, dan ratusan alumni Unand dari berbagai Provinsi di Indonesia.

Di lain hal, Asman Abnur selaku tuan rumah buka puasa bersama, menyebut bahwa alumni Unand telah memiliki Perguruan Tinggi, yaitu Universitas Dharma Andalas (Unidha). Tentunya, maju dan hebatnya Unidha, tidak lepas dari peran alumni Unand.

"Untuk itu, saya minta peran alumni Unand untuk terus memajukan dan mengembangkan Unidha, sebagai perguruan tinggi yang terus mampu bersaing engan perguruan tinggi lainhya yang ada di Indonesia," ujarnya.

Kemudian kepada alumni Unand yang mengabdi sebagai civitas akademika, khususnya dosen atau peneliti, Asman pun berharap bisa mengambil peran dalam hilirisasi penelitian.

"Yang menjadi prioritas dari penelitian ke depan adalah out-come dari penelitian. Kalau sebelumnya, lebih menekankan kepada in-come penelitian saja. Jadi, alumni yang menjadi dosen atau peneliti di Unand, diminta untuk ambil bagian," harapnya.

Sementara itu, mantan Ketua Umum DPP IKA Unand, Fasli Jalal, menyebut bahwa saat ini ada sekitar 123 ribu alumni Unand yang tersebar di semua sektor profesi dan ada di seluruh penjuru dunia.

Alumni sebanyak itu, menurut mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional tersebut, merupakan kekuatan dahsyat untuk mengangkat marwah Unand. Untuk itu, ia pun berharap agar para alumni Unand, khususnya yang berada di Indonesia mendirikan DPD IKA Unand.

"Harusnya kekuatan alumni sebanyak itu berhimpun dalam sebuah organisasi seperti IKA Unand yang kepengurusannya bertingkat, mulai pusat, daerah dan cabang. Namun di provinsi belum ada organisasi yang menghimpun. Kalau bisa, Provinsi juga membentuk DPD IKA Unand," katanya.(*)

Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help