Bengkalis

Putusan Sela Perkara Politik Uang, Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa

Majelis Hakim PN Bengkalis bacakan putusan sela dari sidang perkara Politik Uang DPRD Bengkalis Nur Azmi Hasyim dan Ajudannya Adi Purnawan.

Putusan Sela Perkara Politik Uang, Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa
Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Nur Azmi Hasyim mendengarkan putusan sela yang menolak eksepsinya pada perkara politik uang, Senin Malam kemarin. 

Laporan wartawan tribunnbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis akhirnya membacakan putusan sela dari sidang Perkara Politik Uang yang menjerat anggota DPRD Bengkalis Nur Azmi Hasyim dan Ajudannya Adi Purnawan, Senin, (4/6/2018) malam kemarin. Putusan dibacakan di hadapan terdakwa, Jaksa Penuntut Umum dan Kuasa hukum terdakwa.

Majelis hakim yang diketuai hakim Sutarno dan di dampingi dua hakim anggota Wimmi D Simarmata, Muhammad Rizky Musmar secara tegas dalam putusan sela menolak eksepsi dari kuasa hukum terdakwa.

Baca: Berikut Daftar 23 Nama Pemain Skuat Resmi Tuan Rumah Piala Dunia 2018 Rusia

Menurut Sutarno keberatan terdakwa tersebut sudah masuk pada materi perkara, sehingga harus di buktikan pada sidang pembuktian.

"Eksepsi kuasa hukum sudah masuk pada pokok perkara, kami akan berikan kesempatan dalam sidang lanjutan pokok perkara" ungkap Sutarno dalam pembacaan putusan dikutip Tribunbengkalis.com.

Dengan di tolaknya eksepsi kuasa hukum terdakwa pada putusan sela tersebut. Sidang perkara politik uang kembali dilanjutkan dengan sidang pembuktian.

Baca: Dituduh Tembak Mati Razan Najjar, Dapat Banyak Ancaman Pembunuhan, Begini Klarifikasi Rebecca

Majelis hakim memerintahkan JPU untuk menghadirkan saksi dan ahli pada sidang lanjutan yang di gelar hari ini. Hakim menetapkan sidang lanjutan di hari Selasa dengan mendengarkan kerangan saksi dan Ahli di hadirkan oleh JPU.

Kemudian sidang di hari Rabu dijadwalkan menghadirkan saksi dari kuasa hukum yang meringankan terdakwa.

Selanjutnya sidang pembacaan tuntutan dijadwalkan pada hari Kamis dan di lanjutkan sidang putusan pada Jumat mendatang.

Sidang perkara politik uang ini dilaksanakan secara maraton oleh Majelis hakim, karena sesuai aturan perkara harus diputus dalam waktu tujuh hari. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help