Dumai

Imigrasi Dumai Serahkan Tujuh Pengungsi Rohingya ke Rudenim Belawan

Pihak Imigrasi Dumai mengambil langkah cepat menangani para pengungsi Rohingya, yang terlunta di Pantai Purnama, Rabu (6/6/2018) kemarin.

Imigrasi Dumai Serahkan Tujuh Pengungsi Rohingya ke Rudenim Belawan
Tribunpekanbaru/Fernandosikumbang
Ketujuh pengungsi asal Rohingya sudah diamankan di Pos Pengamatan Lanal Dumai, Rabu (6/6/2018) kemarin. Mereka diamankan Tim Patroli Lanal Dumai saat berada di sekitar Pantai Purnama. Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM,DUMAI- Pihak Imigrasi Dumai mengambil langkah cepat menangani para pengungsi Rohingya, yang terlunta di Pantai Purnama, Rabu (6/6/2018) kemarin.

Mereka nyaris jadi korban penyelundupan manusia. Tim Patroli Reaksi Cepat Lanal Dumai mengamankan dan menyerahkan ketujuh pengungsi ke pihak Imigrasi Dumai.

Baca: Ahok Dituduh Selingkuh dan Diisukan Pindah Agama, Sang Adik Fifi Lety Ungkap Fakta Mengejutkan

Mereka sudah memeriksa secara intensif ketujuh pengungsi Rohingya. Mereka lakukan pemeriksaan untuk melengkapi berkas penyerahan. Ada rencana pihak Imigrasi Dumai menyerahkan ketujuh pengungsi Rohingya ke Rumah Detensi Imigrasi Belawan, Provinsi Sumatera Utara.

Baca: Wanita Ini Terkena Stroke Lantaran Bermain Mobile Legends

Proses penyerahan rencananya berlangsung, Sabtu (9/6/2018). Mereka bakal berada di sana di bawah naungan pihak imigrasi setempat.
Para pengungsi selama ini berada di Community House Top In Kota Medan.

"Kami bakal serahkan para pengungsi Sabtu ini. Kami berupaya menangani secara cepat," papar Kepala Kantor Imigrasi Dumai, Zulkifli Ahmad kepada Tribun, Jum'at (8/6/2018) sore.

Baca: Satpol PP Turunkan Personil Pantau dan Tertibkan Penggunaan Kendaraan Dinas saat Mudik

Menurutnya, pihak Imigrasi Dumai sudah berkordinasi dengan pihak Imigrasi setempat dan UNHCR, badan PBB yang menangani pengungsi. Ia menyebut para pengungsi tidak mendapat penanganan lebih lanjut. Mereka merupakan pengungsi dari daerah yang dilanda perang dan konflik.(fer)

Penulis: Fernando
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help