Mudik 2018
Hendak Mudik dengan Kereta Api, Wanita Ini Dicegat Petugas karna Bawa Kardus Berisikan Ini
Ketika petugas memeriksa dan menanyakan apa yang ada dalam kardus, wanita tersebut langsung ditahan.
TRIBUNPEKANBARU.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melarang calon pemudik membawa binatang ke dalam gerbong kereta api.
Alasannya dikhawatirkan binatang yang dibawa dapat menyebarkan virus.
Terlebih suhu gerbong kereta yang dingin dapat membuat tidak nyaman binatang yang dibawa.
Seperti yang terjadi pada seorang wanita yang hendak membawa kelinci ke Cikudapateuh, Jumat (08/06/2018).
Berdasarkan pantauan TribunJabar.Id, ia ditahan lantaran membawa kelinci yang dimasukan ke dalam kardus kecil.
Padahal di luar sudah ada peringatan untuk tidak membawa hewan ke gerbong kereta api.
Dengan percaya diri, ia berjalan membawa kardus yang berisi kelinci menuju gerbong.
Baca: 5 Kebiasaan Unik Pemudik di Indonesia, dari Tas Kardus Isi Ayam Hingga Naik Motor Jarak Jauh
Baca: 5 Makanan yang Bisa Cegah Mabuk Saat Mudik, Tak Perlu Khawatir Perjalanan Jauh
Baca: 6 Tips Mudik Asyik Pakai Mobil Meski Bawa Bayi
Baca: Peran Asuransi Ciptakan Mudik Aman, JAGADIRI Siapkan Tiga Produk
Baca: Puncak Arus Mudik dari Pekanbaru ke Sumbar Diperkirakan H-2 Lebaran
Ketika petugas memeriksa dan menanyakan apa yang ada dalam kardus, wanita tersebut langsung ditahan.
Ia ditahan di pos petugas yang berada di sebelah kanan pintu masuk, di belakang tempat pemeriksaan tiket.
Ia mengatakan bahwa ia tidak mengetahui peraturan larangan membawa binatang ke dalam gerbong kereta.
Wanita tersebut memaksa ingin membawa kelincinya, karena ia sudah membeli dengan harga Rp. 120.000,-.
Baca: Layang-layang Rakyat Palestina Bikin Israel Ketakutan, Hingga Harus Kerahkan Drone dan Sniper
Baca: Bantal Syahrini Ini Bentuknya Kecil, Harganya Bikin Netizen Salah Fokus
Baca: Siapa Sangka, Selain Messi, Salah Juga Kagumi Striker Bengal Ini, Siapa Dia?
Namun, petugas tetap melarang membawa binatang ke gerbong, sehingga kelinci tersebut ditahan.
Wanita tersebut langsung menelepon kepada kerabatnya untuk membawa kembali kelinci di pos penitipan.
Sehingga ia berangkat ke Cikudapateuh tanpa membawa kelincinya.(TribunJabar.Id, Resi Siti Jubaedah )