Pelalawan

7 Titik Sepanjang Jalintim Pelalawan Ini Rawan Laka Lantas, Pemudik Diminta Hati-hati 

Titik rawan laka pertama terletak di Jalintim Kilometer 26 Desa Simpang Beringin Kecamatan Bandar Seikijang.

7 Titik Sepanjang Jalintim Pelalawan Ini Rawan Laka Lantas, Pemudik Diminta Hati-hati 
Tribunpekanbaru/johanes
Posko Pengamanan dan Posko Pelayanan yang dibuka di sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan selama Operasi Ketupat 2018. 

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Hari Raya Idul Fitri 1439 H tinggal menghitung hari.

Masyarakat mulai mudik ke kampung halaman menggunakan kendaraan melewati Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan, Senin (11/6/2018).

Para pemudik diminta untuk selalu berhati-hati dan berkonsentrasi dalam perjalanan saat melintas Jalintim Pelalawan.

Berdasarkan data dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelalawan, ada tujuh titik rawan Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) di sepanjang Jalintim mulai dari Kecamatan Bandar Seikijang hingga Kecamatan Ukui.

Baca: Mulai Meningkat, 2 Hari Sudah 2271 Penumpang Tinggalkan Terminal Bus Dumai

Baca: Gencar Mengkritik Bupati Kampar, Alfisyahri Bantah karena Hasil Assessment

"Ada tujuh titik rawan laka berdasarkan kajian kita. Makanya kita imbau pemudik agar selalu waspada dan berhati-hati. Jangan sampai lengah, khususnya dititik rawan itu," beber Kepala Polres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, melalui Kasat Lantas AKP Mas'ud, kepada tribunpelalawan.com.

Kasat Mas'ud merincikan, titik rawan laka pertama terletak di Jalintim Kilometer 26 Desa Simpang Beringin Kecamatan Bandar Seikijang.

Masih di Bandar Seikijang titik kedua ada di Jalintim KM 54 Desa Kiyap Jaya.

Selanjutnya di KM 68 Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Kemudian Jalintim KM 101 Desa Dundangan Kecamatan Pangkalan Kuras, KM 128 Desa Pesaguhan Kecamatan Pangkalan Lesung ada dua titik sekaligus yang rawan.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help