Pelalawan

Gelapkan Mobil Dua Tahun Lalu, Warga Pangkalan Lesung Ini Akhirnya Ditangkap, Begini Modusnya

Seorang petani di Pelalawan diamankan polisi setelah melakukan tindak pidana penggelapan mobil

Gelapkan Mobil Dua Tahun Lalu, Warga Pangkalan Lesung Ini Akhirnya Ditangkap, Begini Modusnya
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN LESUNG- Kejahatan dilakukan dua tahun lalu tidak serta merta hilang begitu saja. Seperti warga Desa Pesaguan Pangkalan Lesung bernama Jantan Tobal alias Atan Tobal ini yang diamankan polisi atas laporan tindak pidana tahun 2016 silam.

Baca: Dikawal Ketat Polisi, Surat Suara untuk Pilgubri Tiba di Inhu

Atan Tobal diringkus Polsek Pangkalan Lesung berdasarkan laporan korban bernama Maryuna (59) yang tinggal di Desa Pesaguan. Mobil korban digelapkan pelaku selama dua tahun dan ternya sudah dijual kembali. Kejadiannya tepat pertengahan 2016 lalu dan bahkan korbn sudah tidak ingat betul hari dan tanggal kejadian.

"Modus pelaku pura-pura beli mobil dari korban. Ternyata dijual lagi ke orang lain. Tentu korban tidak terima karena belum dibayar sejak dua tahun lalu," terang Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, melalui Kapolsek Pangkalan Lesung AKP Sahardi kepada tribunpelalawan.com, Minggu (10/6/2018).

Baca: 6 Zodiak Ini Dikenal Mudah Bersyukur, Cek Disini Apakah Kamu Termasuk?

Awalnya pelaku mendatangi rumah korban pada tahun 2016 lalu untuk membeli mobil Izuzu Panter warna hijau milik korban. Kendaraan dengan nomor polisi BM 1765 LS dibanderol dengan harga Rp 37,6 juta. Saat dilakukan pengetesan kendaraa, tersangka menilai tenaga mobil tersebut kurang dan berniat akan memperbaikinya.

Seminggu kemudian pelaku datang dan meminta tanda tangan korban pada bon perbaikan mobil dari bengkel sebesar Rp 7 juta. Ia juga mengatakan uang memperbaiki mobil akan dipotong dari harga pembelian Rp 37,5 juta.

Baca: 6 Zodiak Ini Dikenal Mudah Bersyukur, Cek Disini Apakah Kamu Termasuk?

Ternyata kendaraan tersebu telah dijual kembali oleh Atan Tobal ke seorang warga bernama Imam Safei. Korban tidak terima lantaran belum dilunasi pelaku dan melaporkan hal tersebut ke Polsek Pangkalan Lesung. Setelah dua bulan berlangsung, polisi bisa menangkap Atan Gobal di Simpang Bunut Desa Sorek Dua Kecamatan Pangkalan Kuras pada Selasa (5/6/2018) pekan lalu.

"Pelaku tidak melakukan perlawanan saat ditangkap. Langsung kita lakukan penahanan," tandasnya.(*)

Penulis: johanes
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help