ASN Berani Tambah Libur Lebaran Harus Disanksi, DPRD: Jangan Hanya Gertak Saja

Legislator meminta Plt Walikota dan Sekko, benar-benar konsisten dengan kebijakan yang sudah dibuatnya.

ASN Berani Tambah Libur Lebaran Harus Disanksi, DPRD: Jangan Hanya Gertak Saja
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Kalangan DPRD Pekanbaru, mewanti-wanti Plt Walikota Pekanbaru, dalam hal penerapan sanksi, bagi ASN yang ingin menambah libur Lebaran Idul Fitri.

Sebab selama ini, sanksi yang diterapkan bagi ASN bandel menambah libur, terkesan ringan.

Bahkan ada sebagian hanya teguran.

Makanya kali ini, legislator meminta Plt Walikota dan Sekko, benar-benar konsisten dengan kebijakan yang sudah dibuatnya.

Diharapkan ada efek jera bagi ASN yang benar-benar melanggar, kebijakan yang sudah dibuat tersebut.

Baca: Bercanda Bawa Bom Saat Ditanya Pramugari Oknum TNI Diamankan di Bandara Internasional Minangkabau

Baca: Dibantu APBD 2018 Empat Proyek Jalan Multiyears di Rohul Masih Tahap Konsultasi

"Intinya, pernyataan yang selama ini diumbar-umbar, jangan hanya gertak saja. Tapi realisasinya yang diperlukan," tegas Anggota DPRD Pekanbaru Kudus Kurniawan S Si, Selasa (12/6/2018) kepada Tribunpekanbaru.com.

Seperti diketahui, libur resmi nasional terkait Lebaran Idul Fitri tahun ini, sejak 9 Juni lalu, hingga 10 hari ke depan.

Artinya, para ASN memiliki waktu libur lebih dari sepekan, yang diharapkan bisa dimaksimalkan untuk berkumpul dengan keluarga.

Para ASN harus masuk kerja pada 21 Juni mendatang.

Halaman
12
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help