Pilkada Serentak

Unggul Suara dalam Pilkada, Petahana Genius Umar Segera Gantikan Mukhlis Rahman Jadi Walikota

Calon Walikota Pariaman Genius Umar didampingi Mardison Mahyuddin sebagai calon Wakil Walikota

Unggul Suara dalam Pilkada, Petahana Genius Umar Segera Gantikan Mukhlis Rahman Jadi Walikota
Istimewa
Dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pariaman yang digelar 27 Juni 2018, petahana Genius Umar yang didampingi Mardison Mahyuddin sebagai calon Wakil Walikota Pariaman, unggul dari dua pasangan lainnya, yaitu Mahyuddin-M Ridwan dan Dewi Fitri Deswanti-Pabrizal. 

Laporan kontributor tribunpadang.com, Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Genius Umar, yang kini duduk sebagai Wakil Walikota Pariaman, selangkah lagi akan menggantikan Mukhlis Rahman Datuak Rajo Basa sebagai Walikota Pariaman yang telah dijabatnya selama dua priode sejak 2008 hingga berakhir pada 2018 ini.

Pasalnya, di pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pariaman yang digelar pada 27 Juni kemarin, petahana Genius Umar yang didampingi Mardison Mahyuddin sebagai calon Wakil Walikota Pariaman, unggul dari dua pasangan lainnya, yaitu Mahyuddin-M Ridwan dan Dewi Fitri Deswanti-Pabrizal.

Baca: PPDB SMA/SMK di Pekanbaru, Pendaftaran Mulai 3 Juli, Ini Peta Zonasi Penerimaan Siswa Baru

Ketua KPU Kota Pariaman Boedi Satria mengatakan, selisih suara Genius Umar-Mardison Mahyuddin cukup jauh dibangingkan dua pasangan lainnya, bahkan mencapai 13 persen dengan pasangan Mahyuddin-M Ridwan yang memperoleh suara terbanyak kedua.

Pasangan Genius Umar-Mardison dengan nomor urut 3, sebut Boedi, memperoleh 24.013 suara atau 54,95 persen dari total pemilih yang menggunakan hak suaranya. Sedangkan pasangan nomor urut 1, Mahyuddin-M Ridwan meraih suara sebanyak 17.996, atau 41,18 persen dari total suara.

"Sementara untuk pasangan nomor urut dua, yaitu Dewi Fitri Deswanti-Pabrizal, total suara yang diperolehnya berjumlah 1.690 dengan persentasi suaranya 3,87 persen dari total surat suara yang sudah 100 persen," kata Boedi kepada tribunpadang.com, Kamis (28/6/2018).

Baca: Mantan Pengacara Setya Novanto Divonis 7 Tahun Penjara

Total perolehan suara ini, lanjut Boedi, baru hasil real count di website KPU, infopemilu.kpu.go.id. Pada Jumat (29/6/2018) besok pleno untuk tingkat kecamatan akan dilakukan. Sedangkan untuk tingkat KPU dilaksanakan pada 4 Juli mendatang.

Di Pariaman, jelas Boedi, terdapat sebanyak 59.414 orang yang punya hak pilih. Namun dari jumlah tersebut, hanya 74,12 persen atau 44.035 orang yang menyalurkan hak pilihnya di 155 TPS yang tersebar di empat kecamatan di Kota Pariaman.

"Empat kecamatan itu adalah Pariaman Selatan, Pariaman Tengah Pariaman Timur dan Pariaman Utara," ujarnya.

Boedi juga mebeberkan partisipasi pemelih di empat kecamatan tersebut. Kata dia, paling tinggi terdapat di Pariaman Tengah dengan jumlah masyarakat yang menyalurkan hak pilihnya sebanyak 15.727 orang, atau 76,5 persen total pemilih sebanyak 20.557 orang.

Baca: Sering Alami Nyeri Punggung, Atasi Dengan 3 Bahan Alami Ini

Kemudian di Pariaman Utara, jumlah masyarakat yang punya hak pilih sebanyak 15.046 orang. Namun yang menyalurkan hak pilihnya sebanyak 10.916 orang, atau 72,6 persen dari total pemilih.

Sementara di Kecamatan Pariaman Selatan dan Pariaman Timur, jumlah yang punya hak piliih sangat sedikit dibandingkan dua kecamatan lainnya. Untuk Pariaman Timur, total pemilihnya 11.944 orang. Dari jumlah tersebut, yang menyalurkan hak pilih hanya 8.716 atau 73, persen dari jumlah pemilih.

"Sedangkan di Pariaman Timur, jumlah pemilih 11.867 orang, dan yang menyalurkan hak pilihnya sebanyak 8.676 orang, atau 73,1 persen dari jumlah pemilih," jelas Boedi.

Selain itu, tambah Boedi, pertisipasi pemilih sesuai gender pada Pilkada yang berlangsung 27 Juni kemarin, paling banyak adalah pemilih perempuan dengan jumlah 23.881 orang.

"Sedangkan pemilih laki-laki sebanyak 19.339 orang atau 67,57 persen," pungkas Boedi. (*)

Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved