Rokan Hulu

Pengurusan SKCK di Rohul Naik 300 Persen, Ini Sebabnya

Pengurusan surat keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Satintelkam Polres Rohul meningkat hingga 300 persen pada Juli 2018.

Pengurusan SKCK di Rohul Naik 300 Persen, Ini Sebabnya
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Kapolres Rokan Hulu (Rohul), AKBP Muhamad Hasyim Risahondua, melalui Kasat Intel AKP Aditya Reza Syaputra mengungkapkan, pengurusan surat keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Satintelkam Polres Rohul meningkat hingga 300 persen pada Juli 2018. 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Kapolres Rokan Hulu (Rohul), AKBP Muhamad Hasyim Risahondua, melalui Kasat Intel AKP Aditya Reza Syaputra mengungkapkan, pengurusan surat keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Satintelkam Polres Rohul meningkat hingga 300 persen pada Juli 2018.

Ia menambahkan peningkatan yang signifikan ini disebabkan dua hal, yakni terkait adanya informasi penerimaan Calon pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan pendaftaran bakal Calon legislatif (Bacaleg) yang telah dibuka mulai 4- 17 Juli oleh Komisi pemilihan umum (KPU).

Baca: VIDEO: Anak Tidak Diterima, Ratusan Walimurid SMP N 21 Pekanbaru Kecewa

AKP Aditya mengaku, sebelum bulan Juli para pengurus SKCK 25 orang sampai 30 orang, sedangkan pada bulan ini permintaan akan pembuatan SKCK meningkat hingga 300 persen menjadi 90-100 orang/ harinya.

"Dua faktor tersebutlah yang membuat meniknya permintaan pembuatan SKCK di tempat kita," katanya, Kamis (5/7/2018) di Mapolres Rohul.

Lebih lanjut dijelaskanya, hingga saat ini tercatat lebih dari 200 orang pemohon SKCK dengan keperluan untuk pendaftaran Bacaleg di KPU, dari masing-masing partai politik.

AKP Reza mengaku, dua hari belakangan sekitar 85 persen pengurus SKCK untuk keperluan Bacaleg, sedangkan selebihnya untuk CPNS dan lainya.

Baca: Kumpulkan Kepala UPT dan UP Bapenda Wagub Riau Ajak Bersorak dan Tampar Meja

Dirinya menerangkan, pengurus SKCK untuk keperluan Bacaleg ada pengurusnya secara individu dan ada juga yang secara Kolektif, tergantung dari partai politik dan Bacaleg itu sendiri.

Akan tetapi, khusus untuk pengurusan SKCK keperluan Bacaleg, dirinya menawarkan kepada ketua partai politik untuk melakukan secara kolektif dengan mengumpulkan seluruh calon-calonnya serta berkasnya di kantor Partai.

"Ya kita menawarkan kalau secara kolektif kita akan melakukan jemput bola dengan mengambil sidik jari dan berkas pengurusan SKCK, namun itu diluar Jam pelayanan kita, " imbuhnya.

‎Untuk penerbitanya tambah Kasat Intel Rohul ini, tetap sesuai dengan antrian, hanya pengambilan sidik jadi dan berkas saja yang dilakukan jemput bolanya.

Baca: Dihitung TV Swasta Swiss Neymar Habiskan 14 Menit Guling-guling di Lapangan Saat Piala Dunia 2018

Diakuinya, berbeda dengan pengurusan SKCK untuk CPNS, bagi keperluan Bacaleg, penandatanganan SKCK langsung oleh Kapolres Rohul. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 18 tahun 2018 ‎tentang tata cara penerbitan SKCK.

Saat ditanya apa kendala yang dihadapi dengan membeludaknya permitaan pengurusan SKCK, AKP Reza mengaku, kendala yang pihaknya hadapi yakni terkait sarana dan prasarana di IT nya.

"Keterbatasan PC yang hanya berjumlah satu dan tiga orang anggota juga menjadi kendala dalam membeludaknya pengurusan SKCK, namun kita tetap akan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help