Siak

Segini Angka Warga Kabupaten Siak yang Tidak Memilih pada Pilgubri 2018

KPU Siak merilis angkaGolput di Kabupaten Siak. Angkanya sangat besar dan menjadi perhatian saat pelaksaan Pigubri 2018

Segini Angka Warga Kabupaten Siak yang Tidak Memilih pada Pilgubri 2018
Tribun Pekanbaru/Mayonal
Saksi Paslon nomor III, Deddy Irama, ST menandatangani berita acara hasil rapat pleno rekapitilasi suara Pilgubri 2018 di gedung Mahratu, Jumat (6/7/2018). 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Hampir 100 ribu pemilih terdaftar Pilgubri 2018 di kabupaten Siak tidak berpartisipasi atau memilih Golput.

Angka itu sangat besar bila dikaitkan dengan dominasi suara pasangan calon urut 1, Syamsuar-Edy di kabupaten berjuluk negeri istana itu.

Baca: Kondisi Jalan Lintas Siak-Pelalawan Membahayakan, Pengendara Sepeda Motor Sering Jatuh

Target KPU Siak 70 persen partisipasi pemilih tidak tercapai pada Pilgubri 2018 ini. Hanya 161.634 /61,23 persen pemilih terdaftar yang menunaikan hak politiknya. Sebanyak 99.652/ 38.78 persen pemilih yang memilih Golput.

Berdasarkan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilihan gubernur-wakil gubernur Riau 2018, Jumat (6/7/2018) di gedung Tengku Mahratu, Siak, Paslon Syamsuar -Edy Nasution meraih suara 69,22 persen. Angka itu sesuai dengan ekspektasi Syamsuar yang memang sejak awal percaya diri kalau masyarakat Siak menginginkanya berangkat dari Siak untuk menjadi gubernur.Persentase sebesar itu dengan suara sebanyak110.020.

Baca: Temuan Razia Polres Inhil, Mulai dari Tukang Palak, Penjual Miras dan Remaja yang Konsumsi Tuak

Sedangkan Paslon nomor 4, Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno yang digadang-gadang bisa mengimbangi, ternyata melorot jauh di bawah perolehan Syamsuar. Perolehan suara Paslon petahana itu hanya 24.743 suara atau 15,57 persen.

Barulah Paslon nomor 3 yang mendapat pembagian hasil perebutannya sebesar 12.157 suara atau 7,65 persen. Di posisi buncit diisi Paslon yang sempat menjadi Mentri, yakni Lukman Edy-Hardianto. Pasangan yang kalah telak selama dua kali ikut Pilgubri ini hanya meraih 12.023 suara atau 7,56 persen di Siak.

Baca: Olahraga Bersama, Kapolres Dumai Lomba Balap Karung dengan Dandim 0320/Dumai

Dari perolehan suara itu, diketahui jumlah suara sah 158.943 dan suara tidak sah 2.691. Jumlah suara sah dan tidak sah sebanyak 161.634 dari 261.286 daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Siak.

Ketua KPU Siak Sariman menjelaskan, selama pleno berlangsung tidak ada kendala yang dihadapi. Semua saksi menerima hasil rekapitulasi suara yang dibacakan masing - masing PPK se Kabupaten Siak.

"Alhamdullilah, rapat pleno ini berjalan lancar. Selanjutnya, kita mengirim semua berkas ini ke KPU provinsi yang dikawal pihak kepolisian, sebagai bahan pleno KPU Riau dalam beberapa hari kedepan," ujar Sariman.

Baca: Anak Mutilasi Ibu Kandung Jadi 8 Bagian, Berikut 6 Faktanya, Pembantu Teriak Minta Tolong

Ketua Panwaslu Siak M Royani menilai masih ditemukan persoalan di lapangan terkait jumlah DPT di kecamatan. Terdapat DPT yang jumlahnya berlebih dan ada juga berkurang.

"Masalah ini hendaknya menjadi catatan serius oleh KPU Siak untuk melakukan perbaikan, sehingga saat Pileg dan Pilpres tahun 2019 hal ini tak terulang lagi," kata dia.

Baca: KSOP Dumai Ingatkan Kapal Jangan Kelebihan Kapasitas Angkut

Pada rapat pleno itu juga dihadiri Wakil Bupati Siak Alfedri, Asisten I Setdakab Siak Budhi L Yuwono, Kepala Kantor Kesbangpol Siak Hasmizal, Kabag Ren Polres Siak Kompol Burhanuddin, Ketua Panwaslu Kabupaten Siak M Royani, Ketua PPK se Kabupaten Siak dan ratusan undangan lainnya.(*)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help