Anggota DPRD Riau Ini Minta Arah Pembangunan 2019 Tak Lagi Fokus di Ibu Kota Propinsi

Tahun 2018 ini menurut Thamrin merupakan salah satu cerminan terjadinya kesenjangan pembangunan.

Anggota DPRD Riau Ini Minta Arah Pembangunan 2019 Tak Lagi Fokus di Ibu Kota Propinsi
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan Wartawan Tribun pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU– Arah pembangunan Provinsi Riau pada tahun 2019 mendatang diharapkan tidak lagi terfokus terhadap pembangunan ibukota provinsi atau Kota Pekanbaru, seperti yang terjadi sebelumnya, termasuk untuk pembangunan tahun 2018 ini.

Untuk tahun 2018 ini, angka pembangunan untuk Kota Pekanbaru terbilang sangat tinggi, yakni Rp 651,9 miliar, bahkan jauh melebihi pembangunan untuk Provinsi Riau, yang berada di urutan kedua setelah Pekanbaru, yakni Rp 195 miliar.

“Ibukota memang mesti bersolek, tapi dari tahun ke tahun selalu mendapatkan porsi yang sangat besar tentu akan berdampak kepada pemerataan pembangunan di seluruh Riau,” kata Ketua Komisi IV DPRD Riau, Husni Thamrin kepada Tribun, Minggu (22/7/2018).

Tahun 2018 ini menurut Thamrin merupakan salah satu cerminan terjadinya kesenjangan pembangunan.

Di saat Pekanbaru melaksanakan pembangunan dengan anggaran ratusan miliar, sejumlah daerah lainnya cukup minim anggarannya.

Baca: Putri Penarik Becak Ini Lulus Cum Laude di ITB, Dulu Panitia SNMPTN ITB Tak Percaya Nilai Raportnya

Baca: BKN Regional XII Sebut Formasi CPNS 2018 Daerah Ditetapkan Pekan Ini

Siak misalnya, hanya memperoleh anggaran Rp 2 miliar, Meranti Rp 5 miliar, dan Kuantan Singingi juga Rp 5 miliar.

“Sebenarnya juga tidak masalah kalau kota mendapatkan porsi lebih. Tapi dengan anggaran seperti itu kan terlalu mencolok. Kita ingin bagaimana seluruh masyarakat Riau merasakan pembangunan dari uang APBD. Masyarakat tidak hanya di kota saja, tapi juga banyak tersebar di daerah,” ulasnya.

Oleh karena itu, menurut Thamrin pembangunan tahun 2019 kedepan, pemerataan sudah harus mulai dilakukan di daerah, sehingga masyarakat di daerah tidak merasa dianak tirikan dan dinomorduakan.

“Tidak hanya itu, pemerintah juga harus mendorong perekonomian di daerah agar bisa lebih maju, dengan menyiapkan sejumlah program dan memberikan perhatian khusus,” imbuhnya.

Dengan sudah ada infrastruktur yang mencukupi di daerah, dan perhatian pemerintah dalam mendorong perekonomian masyarakat, maka diharapkan kesejahteraan akan dirasakan masyarakat secara merata.

Baca: Nekat Tebang Pohon di Kawasan Lindung, Warga Sungai Apit Ini Ditangkap Polisi

Baca: Masih Ingat Kisah Istri Cantik dan Ayah Ganteng yang Lahirkan Anak Beda? Ini Kisah Sebenarnya

“Kesejahteraan tidak akan hanya dirasakan oleh masyarakat kota, tapi juga merata sampai ke desa,” tuturnya.

Kedepan dikatakan Tamrin, pihaknya akan memberikan perhatian yang serius terhadap pemerataan pembangunan di seluruh Riau, tentunya melalui kebiojakan anggaran yang kewenangannya juga berada di DPRD Riau.

“Nanti akan lihat di penganggaran APBD 2019, kita akan arahkan kepada pemerataan pembangunan di Riau,” ujarnya. (*)

Penulis: Alex
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved