Kampar

Uniknya 'Gelek Tobu' yang Jadi Daya Tarik Pariwisata di Kuok, Konon Tempat Kawula Muda Cari Jodoh

Tradisi ini diklaim menjadi salah satu daya tarik pariwisata di Kuok karena keunikannya.

Uniknya 'Gelek Tobu' yang Jadi Daya Tarik Pariwisata di Kuok, Konon Tempat Kawula Muda Cari Jodoh
Tribunpekanbaru/nando
Kaum wanita mengoperasikan Gelek Tobu saat laki-laki menyembelih Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha di Dusun Kampung Panjang Desa Pulau Jambu Kecamatan Kuok -Rabu (22/8/2018) 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Tradisi Manggelek Tobu di Kuok hampir punah.

Namun, tradisi ini diklaim menjadi salah satu daya tarik pariwisata di Kuok karena keunikannya.

Ketua Kelompok Sadar Wisata Pulau Belimbing Desa Kuok Kecamatan Kuok, Sukirman menyebutkan, keberadaan Gelek Tobu yang adalah alat penggiling tebu di Kuok hanya tersisa dua buah sekarang.

Satu di Dusun Kampung Panjang Desa Pulau Jambu, satu lagi di Pulau Belimbing.

Di Pulau Belimbing, terletak di dekat Rumah Lontiok, rumah adat khas Kuok.

Alat ini biasanya digunakan pada hari-hari besar keagamaan.

Baca: Perolehan Medali Terkini, Indonesia Urutan Empat, China Kokoh Dipuncak

Baca: 4 Kuliner Olahan Daging Kambing yang Paling Banyak Dicari

Namun pada Idul Adha 2018 kali ini, alat tersebut tidak digunakan.

Alat ini juga dioperasikan kalau dipesan wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Belimbing.

"Kalau sekarang, biasanya dipakai kalau dipesan yang mau berwisata ke sini," ujar Sukirman, Rabu (22/8/2018). Penggunaan alat ini memang dapat menciptakan suasana akrab dan kebersamaan.

Halaman
12
Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved