Pekanbaru

Terungkap dari Survey BEM dan Tim UKT UNRI, Mahasiswa Tidak Berikan Data Valid untuk UKT

Terungkap dari survey yang dilakukan BEM dan Tim Uang Kuliah Tunggal (UKT) UNRI, mahasiswa tidak berikan data valid untuk UKT

Terungkap dari Survey BEM dan Tim UKT UNRI, Mahasiswa Tidak Berikan Data Valid untuk UKT
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi
Uang Kuliah Tunggal (UKT) 

Terungkap dari Survey BEM dan Tim UKT UNRI, Mahasiswa Tidak Berikan Data Valid untuk UKT

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Teddy Tarigan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Terungkap dari survey yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Tim Uang Kuliah Tunggal (UKT) Universitas Riau (UNRI), mahasiswa tidak berikan data valid untuk UKT.

BEM Universitas Riau melalui Kementerian Hukum dan Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa berama TIM Uang Kuliah Tunggal (UKT) Universitas Riau melakukan Survei Data UKT Mahasiswa Baru pada 31 Agustus hingga 3 September 2018 lalu.

Mewakili BEM UNRI, Popo Haryanto selaku Menteri Hadkesma dan Dewanda Saputra dan anggota Kementerian Hukum dan Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa bersama TIM UKT UNRI kepada Tribunpekanbaru.com pada Jumat (14/9/2018) menyebutkan, dari survey yang dilakukan BEM UNRI dan TIM UKT UNRI terungkap masih mendapatkan mahasiswa yang tidak memberikan data valid sesuai dengan kondisi ekonominya.

Baca: Oknum Anggota DPRD Kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kejari

Baca: Segera Laporkan! Jika Mengetahui Ada Anak yang Jadi Korban Pencabulan

Survei Data UKT tersebut bertujuan untuk menentukan validitas data mahasiswa sesuai dengan penetapan UKT yang telah ditentukan, dan juga untuk menghindari adanya pemalsuan data yang diberikan oleh mahasiswa.

Terakhir yaitu untuk melihat kembali apakah mahasiswa yang bersangkutan sudah layak dalam penetapan UKT yang sudah di tentukan sebelumnya.

Survei ini dilakukan berdasarkan input data mahasiswa baru yang diberikan secara online maupun ketika pendaftaran ulang. Survei ini tersebar dibeberapa titik, baik di Provinsi Riau sendiri maupun di provinsi lain sesuai dengan alamat mahasiswa baru Universitas Riau.

Berdasarkan hasil data lapangan, terdapat beberapa hal penting, diantaranya sebagai berikut :
1. Masih ada mahasiswa yang memberikan data yang tidak valid sesuai dengan keadaan ekonomi keluarga.
2. Masih ada mahasiswa yang tidak melengkapi data ketika pengisian online maupun data pendukung ketika daftar ulang sehingga mengakibatkan ketidaksesuaian penggolongan UKT.

Baca: BPD Bukit Ranah Laporkan Kades ke Kejari Terkait ADD

Baca: Jajaran Polres Dumai Ikut Peringatan 1 Muharram 1440 H di Musala Al-Khairat

Dari hasil data lapangan tersebut akan menjadi pertimbangan untuk penyesuaian penetapan UKT bagi mahasiswa sesuai dengan keadaan perekonomian keluarga mahasiswa yang bersangkutan.

"Harapan kita tentu agar setiap mahasiswa dapat memberikan data yang valid sesuai keadaan nya masing-masing karena bila data pendukung tidak lengkap atau bila dilapangan terdapat data yang tidak sesuai, maka hasilnya akan menjadi pertimbangan untuk menaikkan atau menurunkan UKT mahasiswa yang bersangkutan", ujar Popo.(*)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved