Ustadz Abdul Somad

Ustaz Abdul Somad Tak Pernah Diimunisasi, Namun Soal Vaksin Rubella Persilakan Ummat Memilihnya

Setelah menerangkan hukum dari suntik rubella, Ustaz Abdul Somad membagikan pengalamannya sejak kecil yang ternyata tak pernah diimunisasi.

Ustaz Abdul Somad Tak Pernah Diimunisasi, Namun Soal Vaksin Rubella Persilakan Ummat Memilihnya
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Turn off for: Indonesian Imunisasi Measles Rubella (MR) diberikan kepada para murid di SDN 002 Pekanbaru, Selasa (1/8/2018). Pelaksanaan imunisasi yang dimeriahkan dengan penampilan karakter pahlawan super tersebut merupakan tanda dimulainya pelaksanaan imunisasi MR di Riau. Campak dan rubella merupakan penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus campak dan rubella. Campak dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti radang paru, radang otak, kebutaan, gizi buruk bahkan kematian. Sedangkan rubella biasanya penyakit ringan pada anak, akan tetapi bisa menulari ibu hamil pada trimester pertama awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecelakaan pada bayi yang dilahirkan. TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Ustaz Abdul Somad menjelaskan hukum suntik vaksin imunisasi measleass dan rubella (MR).

Ustaz Abdul Somad mendapat pertanyaan soal hukum suntik vaksin rubella yang belum mendapat sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI)

"Bagaimana hukum suntik rubela yang belum mendapat sertifikasi halal MUI ?" begitu bunyi pertanyaan yang diajukan pada Ustaz Abdul Somad di akun Youtube Dakwah Islam, yang diupload pada tanggal 10 Agustus 2018 lalu.

Baca: Polisi Minta Keterangan Saksi Ahli dalam Kasus Dugaan Penghinaan Ustaz Abdul Somad

Baca: Tahapan Hukuman Adat untuk Penghina Ustaz Abdul Somad, Simak Penjelasan LAM Riau 

Ustaz Abdul Somad kemudian menerangkan bahwa vaksin rubella belum mendapat sertifikasi halal seperti yang diterangkan oleh Sekjen MUI Tengku Zulkarnain.

"Sampai sekarang majelis ulama Indonesia tidak mengeluarkan sertifikat halal, itu yang disampaikan Sekjen MUI KH Tengku Zulkarnain," kata Ustaz Abdul Somad atau akrab disapa UAS.

Maka, lanjut Ustaz Abdul Somad, bila ada yang memakainya menggunakan karena kondisi darurat.

"Oleh karena itu kalau ada yang memakai itu alasannya darurat, karena bila tidak disuntik anaknya sakit cacat, mati," tambah UAS.

Ustaz Abdul Somad atau UAS mengibaratkan ada dua pilihan yang mesti dipilih dalam kondisi mendesak.

Baca: Lihat Jamaah Ramai Membludak, Ibunda Ustaz Abdul Somad Bertanya Hal ini kepada UAS

Baca: Ustaz Abdul Somad Blak-blakan Soal Intimidasi hingga Ungkap Fakta Ini

Misalnya saat darurat di tengah hutan, dalam kondisi lapar, maka saat itu ada pilihan memanfaatkan makan daging babi, yang jelas dalam aturan agama Islam  sangat dilarang.

"Kita kalau dipilih mati atau makan babi ? makan babi. tak boleh pilih mati. kalau masuk hutan, pilihan cuma dua tak boleh, terus dimakan babi, ambil kecap terus dia colek-colek itu babi," terang UAS.

Halaman
123
Editor: CandraDani
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved