Pileg 2019

PSI Langgar Aturan Ukuran dan Pemasangan APK Partai dan Caleg dengan Memasang Baliho

PSI Riau melanggar aturan tentang ukuran dan pemasangan APK partai dan caleg dengan memasang baliho partai dan caleg di jalan utama

PSI Langgar Aturan Ukuran dan Pemasangan APK Partai dan Caleg dengan Memasang Baliho
Tribun Pekanbaru/ist
PSI Langgar Aturan Ukuran dan Pemasangan APK Partai dan Caleg dengan Memasang Baliho 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Riau melanggar aturan tentang ukuran dan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) partai dan calon legislatif (caleg) dengan memasang baliho partai dan caleg di sejumlah tempat di jalan utama Pekanbaru.

Hal ini menjadi sorotan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, karena setelah penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) caleg pada tanggal 20 September 2018 lalu, sejumlah APK PSI muncul dalam bentuk baliho.

Padahal, menurut Komisioner KPU Riau, Ilham Yasir kepada Tribunpekanbaru.com pada Minggu (30/9/2018) menegaskan, KPU sudah gencar mensosialisasikan aturan terkait caleg dilarang memasang baliho ataupun spanduk.

Baca: Kronologi 56 Siswa SMP Sayat Tangan di Pekanbaru Usai Konsumsi Minuman Berenergi

Baca: HASIL AKHIR Jepang Vs Oman, Jepang ke Semifinal Piala AFC U16 2018, Lawan Timnas Indonesia?

"Sebelum penetapan DCT kita lihat cukup banyak yang memasang APK, tapi setelah penetapan DCT partai sudah menurunkan. Tapi ada partai yang malah memasang baliho, ada juga baliho caleg. Padahal ketentuannya sudah cukup jelas, bahkan desain APK yang dipasangpun harusnya dikoordinasikan dengan KPU," kata Ilham.

Dikatakan Ilham, dirinya sengaja berkeliling untuk mengecek pelanggaran APK, dan hasilnya ternyata masih ada yang melakukan pemasangan.

"Saya sengaja keliling melakukan pemantauan, dari Jalan HR Soebrantas Panam, terus ke Jalan Arengka I-Soekarno Hatta, Jalan Arifin Achmad, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Parit Indah sampai ke Kulim. Di Kulim saya juga jumpa APK dalam bentuk spanduk calon parpol Nasdem, mau ambil fotonya, batrai hp saya ngedrop, tidak sempat memoto," ulasnya.

Dikatakan Ilham, setelah ditetapkan DCT, parpol dan caleg lumayan patuh serta menghormati regulasi PKPU kampanye yang diberlakukan sekarang.

Baca: Rekanan Berharap Pemko Segera Cairkan Hutang Tunda Bayar

Baca: HASIL Jepang Vs Oman Piala AFC U16 2018, Jepang ke Semifinal, Tunggu Timnas Indonesia vs Australia

Dengan adanya APK dari PSI dan juga Nasdem yang ia temukan, menurut Ilham hal itu akan mengundang partai dan calon lain untuk melakukan hal yang sama.

Menurut Ilham, pihaknya tidak bisa menindaklanjuti hal tersebut, karena prosedurnya adalah dari Bawaslu yang merekomendasikan ke KPU, kemudian baru kemudian pihak KPU akan menyurati partai yang bersangkutan, untuk memberikan teguran.

"Nanti akan kami koordinasikan dengan pihak Bawaslu Riau," tuturnya.

Dari pantauan Tribun, di beberapa ruas jalan yang menjadi temuan pihak KPU Riau hingga Minggu petang masih tampak terpajang baliho partai, bahkan baliho Caleg, yang seharusnya tidak boleh dicetak dan dipasang Caleg di Pemilu 2019 ini, karena PKPU Nomor 23 dan 28 tahun 2018 sudah mengatur hal tersebut.

Baca: Persiapan MTQ ke-48 Kabupaten Inhil terus Digesa

Baca: Sudah Membahayakan Pelajar, DPRD Minta Satu Minuman Berenergi Ini Ditarik Dari Pasaran

Ketua DPW PSI Riau, Rinaldi yang dihubungi Tribunpekanbaru.com pada Minggu sore nomor handphonenya dalam keadaan tidak aktif.

Sementara itu Sekretaris DPW PSI Riau, Infa Wilindaya nomor handphonenya juga dalam keadaan tidak aktif. (*)

Penulis: Alex
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved