Pelalawan

Pemda Pelalawan Surati Seluruh OPD Terkait Honorer Mencaleg, Begini Isi Suratnya

Polemik pemberhentian pegawai honor Pemkab Pelalawan yang ikut menjadi Caleg pada Pileg tahun 2019 semakin panas.

Pemda Pelalawan Surati Seluruh OPD Terkait Honorer Mencaleg, Begini Isi Suratnya
Istimewa
Surat yang dikirimkan Pemkab Pelalawan ke seluruh OPD dan Camat terkait pemberhentian pegawai honorer yang mencaleg. 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Polemik pemberhentian pegawai honor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan yang ikut menjadi Calon Legislatif (Caleg) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 semakin panas.

Ternyata Pemkab Pelalawan telah menerbitkan surat penting dan dikirimkan ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Surat berkop Bupati Pelalawan itu diterbitkan tanggal 2 Oktober lalu dan ditandatangani oleh Wakil Bupati Pelalawan Drs H Zardewan MM, ditujukan kepada seluruh kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Pelalawan.

"Perihal pemberhentian tenaga honor/PTT yang telah ditetapkan dalam Daftar Calon Tetap Calon anggota DPR dan DPRD Kab. Pelalawan," demikian isi surat yang salinannya diperoleh tribunpelalawan.com, Selasa (9/10/2018).

Baca: Siswi SMA Ini Dicabuli 8 Pria Sejak 2017, Satu Pelaku Ayah Kandung, Sempat Hamil dan Alami Trauma 

Dalam surat ini para Kepala OPD dan camat diperintahkan untuk menindaklanjuti Peraturan Pemerintah (PP) nomor 32 tahun 2018 tentang pengunduran diri dalam pencalonan anggota DPR, DPD, DPRD, Presiden dan Wakil Presiden. Diperkuat dengan Surat edaran (SE) Bupati Pelalawan nomor : 800/BKP2D/2018/1401 tanggal 8 Agustus 2018 tentang kewajiban pengunduran diri bahi aparatur pemerintah yang menjadi Caleg.

Kepala OPD dan camat diminta segera memproses pemberhentian dan pemutusan kontrak kerja bagi tenaga honor atau PTT yang namanya tercantum dalam Daftar Calon Tetap (DCT) yang diumumkan KPU. Khususnya honorer yang ada di OPD masing-masing.

"Seluruh dokumen pemberhentian agar segera disampaikan kepada Bupati Pelalawan melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D)," tertulis pada point terakhir surat tersebut.

Baca: Selain Hotel Inilah Tempat Kumpul Favorit Pasangan Homoseksual di Dumai, Selalu Berganti Lokasi

Saat dikonfirmasi terkait surat tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan H Tengku Mukhlis membenarkan surat yang telah dikirimkan ke masing-masing OPD.

"Pimpinan sudah menyurati masing-masing OPD untuk mendata dan memperoses pemberhentian honorer yang mencaleg," ungkap Tengku Mukhlis. (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help