Rokan Hulu

APARAT Gelar Aksi Demo Desak Polres dan Kejari Rohul‎ Periksa Kades Suka Maju Kecamatan Tambusai‎

APARAT menggelar demontrasi di Kantor Kejari Rohul, Kamis, sampaikan 4 poin yang jadi tuntutan.

APARAT Gelar Aksi Demo Desak Polres dan Kejari Rohul‎ Periksa Kades Suka Maju Kecamatan Tambusai‎
Istimewa
Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (APARAT) menggelar demontrasi di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul), Kamis (11/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - ‎Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (APARAT) menggelar demontrasi di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul), Kamis (11/10/2018).

Dalam aksinya, massa mendesak Kejaksaan‎ periksa Kepala Desa Suka Maju, Kecamatan Tambusai, terkait dugaan pungutan liar (Pungli) penjualan tanah.

Baca: Lelang Jersey Terjual Rp 1,2 Juta, Striker PSPS Sumbangkan Hasil Penjualan untuk Korban Gempa Palu

Koordinator Aksi Demo, Budiman Lawa, menjelaskan, ada 4 poin yang jadi tuntutan massa.

Pertama, mendesak Kapolres Rohul segera eksekusi/ tangkap Kades Suka Maju Kecamatan Tambusai Indra Admaja, atau siapapun yang terlibat atau melibatkan diri dalam dugaan Pungli penjualan tanah Restan (R) atau tanah fasilitas umum Desa Suka Maju.

"Segera adili sesuai Undang-Undang yang berlaku secara intensif demi menyelamatkan masyarakat," tegas Budiman Lawa dalam orasinya di depan gerbang Kantor Kejari Rohul.

Baca: Kronologi Ayah Jual Anak Kandung Usia 7 Bulan hanya Demi Uang Rp 10 Juta

‎Kedua, APARAT juga minta u‎sut tuntas dana Usaha Ekonomi Desa (UED) Suka Maju yang diduga digunakan untuk membayar cicilan los/ tempat berjualan pasar mingguan Desa Suka Maju yang saat ini gagal difungsikan.

Ketiga, APARAT meminta usut tuntas kebenaran pengadaan sertifikat Tanah Restan atau Tanah R Desa Suka Maju. Massa menduga masyarakat dikutip dana pengurusan sertifikat kurang lebih Rp 2 juta.

Ke empat‎, APARAT mengatakan kalau aspirasi mereka tidak ditindaklanjuti, maka mereka akan menggelar aksi demontrasi lebih besar lagi.

Sementara, dikonfirmasi wartawan terpisah di sela acara di Masjid Agung Islamic Center Rohul, Kades Suka Maju Indra Admaja‎,‎ mengatakan akan mengikuti proses hukum bila dirinya memang terbukti bersalah.

Baca: Pulang Kampung Setelah 2 Tahun Buron, Wahyu : Saya Kira Polisi Sudah Lupa Kasus Itu

Menurut Indra, pelaksanaan kegiatan di desanya sudah sesuai kesepakatan musyawarah desa, dan diketahui Pemerintah Kecamatan Tambusai, termasuk Pemerintah Desa Suka Maju sendiri.

Menurut Indra, apa yang dilakukan di desanya tidak menyalahi aturan dan melanggar UU, karena semua kegiatan sudah melalui kesepakatan.

"Kita tetap akan mematuhi proses hukum jika memang dipanggil pihak Kejaksaan ataupun pihak Kepolisian terkait masalah tersebut," pungkasnya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help