Rokan Hulu

Naila Bocah 5 Tahun yang Diduga Hanyut di Sungai Rokan Rokan Hulu Belum Ditemukan

Naila (5) hilang diduga hanyut di Sungai Batang Lubuh, Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Rohul, Riau, Rabu (5/12/2018) sore lalu.

Naila Bocah 5 Tahun yang Diduga Hanyut di Sungai Rokan Rokan Hulu Belum Ditemukan
(KOMPAS.com/IDON TANJUNG)
Tim gabungan dari kepolisian, TNI, Basarnas Pekanbaru dan BPBD Rokan Hulu melakukan penyisiran dalam pencarian seorang bocah perempuan bernama Naila (5) yang diduga hanyut di Sungai Batang Lubuh, Desa Babussalam, Rambah, Rohul, Riau, Sabtu (8/12/2018). 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Hingga hari kelima pencarian, Naila (5), bocah perempuan yang hilang diduga hanyut di Sungai Batang Lubuh, Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, belum diketahui keberadaannya.

Naila (5) hilang diduga hanyut di Sungai Batang Lubuh, Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Rohul, Riau, Rabu (5/12/2018) sore lalu.

"Ini sudah hari kelima kita melakukan pencarian terhadap korban. Pagi ini tim gabungan masih menyisir sungai," ucap Humas Basarnas Pekanbaru Kukuh Widodo pada Kompas.com, Minggu (8/12/2018).

Seperti semula, pencarian korban dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas Pekanbaru, kepolisian, TNI, BPBD dan masyarakat setempat. Pencarian cukup sulit dilakukan, karena arus sungai masih sangat deras, akibat hujan beberapa hari terakhir.

"Tim belum bisa menyelam ke sungai. Meski debit air berkurang, tapi arus tambah deras," kata Kukuh.

Sehingga tim terus menyisir ke bagian hilir sungai dan di sekitar lokasi tenggelamnya korban.

Baca: Kronologis Bocah Perempuan Tewas Terlindas Mobil Tetangga, CCTV Ungkap Fakta Lain Saat Kejadian

Baca: Hari ke-4 Pencarian, Naila, Bocah Lima Tahun yang Diduga Hanyut di Riau Belum Ditemukan

Baca: VIDEO: Tim Gabungan Cari Bocah 5 Tahun Yang Hanyut di Sungai Rokan Batang Lubuh Rokan Hulu

Kukuh mengatakan, Basarnas Pekanbaru sendiri akan melakukan pencarian selama tujuh hari. Apabila korban tidak ditemukan juga, maka pencarian bisa dihentikan.

"SOP kita 7 hari pencarian. Tim SAR gabungan akan melakukan evaluasi, apabila sudah tidak efisien, maka pencarian dihentikan. Tergantung nanti kesepakatan Tim SAR gabungan bersama pihak keluarga dan masyarakat," terang Kukuh.

Dia menambahkan, pencarian dilakukan dengan menyisir sungai sepanjang lebih kurang tiga sampai enam kilometer menggunakan perahu motor.

Korban sebelum hilang pamit ke ibunya pergi ke warung membeli jajanan.

Namun, menjelang magrib, korban belum kembali ke rumah.

Setelah dilakukan pencarian oleh keluarganya, ditemukan celana dalam korban dan sejumlah uang di atas turap.

Sehingga korban diduga jatuh ke sungai dan hanyut. (*) 

Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved