Tembilahan

Masuk Musim Kemarau Inhil Siaga Karhutla, BPBD Imbau Masyarakat Melapor Agar Karhutla Tidak Meluas

Pihaknya juga telah memberikan arahan kepada pihak kecamatan hingga desa agar juga selalu siaga menjaga daerahnya masing – masing dari Karhutla.

Masuk Musim Kemarau Inhil Siaga Karhutla, BPBD Imbau Masyarakat Melapor Agar Karhutla Tidak Meluas
TRIBUNPEKANBARU.COM/TENGKU MUHAMMAD FADHLI
Petugas BPBD Inhil dan BNPB sedang memadamkan api di Kecamatan Kateman. 

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tetap siaga menyambut musim panas di awal tahun 2019.

Meskipun sejauh ini belum terjadi Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) seperti di daerah lain di Riau, Kabupaten Inhil yang merupakan daerah pesisir tergolong rawan terhadap Karhutla.

Baca: Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi CPNS 2018 di Inhil, Ini Kata Kepala BKPSDM

“Info dari BMKG ni panas, makanya sudah ada Karhutla tu di Riau, tapi di Inhil masih aman. Tapi cuaca panas, tetap monitor posko stand by 24 jam,” ujar Kepala BPBD Inhil Yuspik, SH kepara Tribunpekanbaru.com, Jum’at (4/1/2018).

Selain siaga di posko, menurut Yuspik pihaknya juga telah memberikan arahan kepada pihak kecamatan hingga desa agar juga selalu siaga menjaga daerahnya masing – masing dari Karhutla.

Tidak hanya memberi arahan, BPBD Inhil juga telah membekali alat pemadam kebakaran di Kecamatan dan desa Kabupaten Inhil.

Baca: Bupati Inhil HM Wardan Perintahkan Jajaran Segera Laksanakan Kegiatan APBD 2019 di Awal Tahun

“Jangan sampai terjadi Karhutla. Kalau ada apa - apa langsung kontak. Alat alat masih ada didesa, 90 persen di seluruh kecamatan dan desa ada alat pemadam karhutla. Dan di informasikan kepada desa desa yang alatnya rusak segera menghubungi BPBD,” ungkap Yuspik.

Terakhir Yuspik mengimbau masyaraka agar berhati - hati dan jangan membuka lahan dengan cara membakar serta melapor ke BPBD Inhil bila ada kebakaran segera melaporkan ke BPBD agar cepat mengatasinya.

“Agar jangan terjadi kebakaran secara meluas. Kepada kawan – kawan yang memancing pada saat air dalam ini, diimbau untuk memperhatikan puntung rokoknya untuk tidak dibuang sembarangan karena bisa memicu karhutla. Intinya masyarakat segera melaporkan agar Karhutla tidak meluas,” pungkas Yuspik.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved